BERBAGI

Tim SAR Gabungan mencari korban yang hanyut di Purwokerto Selatan, Banyumas, Kamis (26/4/2018). (Foto dari Basarnas Semarang Pos SAR Cilacap).serat.id- Tim SAR gabungan menemukan seorang bocah dalam kondisi meninggal setelah dua hari hilang. Anak itu diduga kuat hanyut terbawa aliran Sungai Bener, Desa Teluk, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah pada Selasa (24/4/2018) dan berhasil ditemukan pukul 10.00, Kamis (26/4/2018).

Korban adalah menimpa Jafier (7) warga Perum Teluk Jalan ketapang VI Nomor 7 Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten Banyumas.

Kronologi yang dihimpun dari Basarnas Semarang Pos SAR Cilacap, menyebutkan, pada Selasa (24/4/2018), pukul 16.00, Jafier bermain di sekitar selokan yang berjarak 20 meter dari Sungai Bener bersama dua temannya. Namun, sampai hari berikutnya, ia belum pulang ke rumah. Keluarga sudah mencari ketempat kerabat namun korban belum diketemukan.

“Korban diduga terbawa aliran selokan yang mengarah ke Sungai Bener dan dimungkinkan hanyut ke sungai tersebut,” kata Mulwahyono, koordinator Basarnas Pos SAR Cilacap.

“Setelah upaya pencarian selama 2 hari oleh Tim SAR gabungan korban berhasil di temukan kurang lebih 15 kilometer dari TKP. Tepatnya di Bendung Gerak Serayu , Kabupaten Banyumas. Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Kebasen, Kabupaten Banyumas,” ujar dia.

Pencarian itu sendiri melibatkan Tim SAR gabungan yang terdiri atas Polsek,Koramil Purwokerto Selatan, BPBD, Tagana, SAR, Ubaloka, RAPI, SERI, Banser Banyumas, Cilacap Rescue serta keluarga dan masyarakat sekitar.

“Dengan ditemukannya Jafier, operasi SAR kami nyatakan ditutup dan kami ucapkan terimakasih atas kerja keras Tim SAR gabungan.” (ALI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here