BERBAGI
Ilustrasi, Pedagang, Pixabay.com

Serat.id-Para pedagang  di terminal Terboyo, Kota Semarang dapat kelonggaran waktu hingga bulan Agustus untuk bertahan dan menjajakan dagangannya. Saat ini terminal Terboyo dalam proses pembongkaran serambi dan lorong sebagai tahapan mengubah terminal penumpang  menjadi terminal barang,

“Kami memberikan waktu kepada para PKL hingga bulan Agustus agar mereka segera pindah ke tempat relokasi yang sudah disediakan oleh pemerintah kota,” Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, M.Khadik, Khadik, Kamis 19 Juli 2018.

Khadik mengaku sedang koordinasi dengan Dinas Perdagangan Kota terkait pemindahan pedagang terminal di Terboyo agar pindah ke pasar Banjardowo. Selain itu juga melakukan pendekatan kepada para pedagang dengan menawarkan relokasi.

“Pembongkaran selasar bangunan terminal sudah dilaksanakan setelah lelang untuk pembongkaran aset, maka dari itu pedagang harus direkolasi agar pembangunan lancar nantinya,” ujar Khadik, menjelaskan.

Tercatat pembongkaran sudah dilakukan sejak Maret 2018, namun hingga kini belum ada kemajuan yang signifikan dikarenakan menunggu proses lelang yang dilakukan oleh  Unit Pengadaan Lelang (ULP) Kota Semarang.

Agus Riyanto, seorang pedagang kaki lima di terminal terboyo menuturkan selama proses pembongkaran terminal tetap ingin berjualan di sekitaran terminal karena faktor rumah yang dekat dengan lokasi.

“Ini kan masih dibongkar belum dibangun ada juga penumpang yang masih cari bis disini, rumah saya juga dekat dengan terminal.,” ujar Agus. (NIN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here