BERBAGI
Ilustrasi kemarau (Foto dari pixabay.com)

Serat.id- Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Klas I Semarang memperkirakan puncak musim kemarau di Kota Semarang terjadi pada Juli hingga Agustus.

Bersamaan dengan itu, suhu udara bakal berada di kisaran 31 derajat celcius sampai 34 derajat celcius.

Kasi Data dan Indoformasi, Stasiun Klimatologi Klas I BMKG Kota Semarang, Iis Harmoko menjelaskan suhu udara yang semakin panas akibat munculnya hembusan angin timur yang kencang dan mengakibatkan kelembapan udara juga ikut meningkat.

“Sekarang ini suhu udara di wilayah Semarang telah mencapai 31-34 derajat celcius. Ini tergolong panas. Kami himbau warga untuk menjaga diri,” kata Iis, Rabu, 25 Juli 2018.

Puncak musim kemarau tahun ini diperkirakan diiringi udara yang kering, sehingga udara terasa panas.

Salah seorang warga Kota Semarang, Aldi Nugroho menuturukan, dirinya mengaku merasakan udara yang sangat panas sekali saat siang dan malam.

“Panas sekali waktu siang malam juga sama tak kalah panasnya, saya minum air putih terus untuk menghindari dehidrasi,” jelas Aldi. (NIN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here