BERBAGI
Ilustrasi pelari. (Foto pixabay.com)

Serat.id- Pemerintah Kota Semarang menggelar acara olahraga berbalut pariwisata yakni Semarang 10K pada 16 Desember 2018.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, rute olahraga lari itu mengelilingi objek wisata andalan Kota Semarang.

“Konsep Semarang 10K ini sport tourism. Target kami bisa berdampak pada perekonomian kota dan menarik wisatawan,” ujar Hendi, sapaannya, saat merilis acara itu, di Kota Semarang, Jumat 3 Agustus 2018.

Ia melanjutkan nantinya event Semarang 10K ini akan dipromosikan seperti Borobudur Maraton atau Bali Maraton dengan target peserta sebanyak 3.500 orang.

Pihaknya juga akan menyajikan kesenian tradisional seperti tarian, musik dan atraksi untuk menyambut para pelari dan penonton dari berbagai daerah.

Para pelari bakal mengawali garis awal di Balai Kota Semarang Jl Pemuda lalu Simpanglima-MT Haryono-Kawasan Kota Lama Semarang dan garis akhir di Balai Kota Semarang.

“Mungkin ada perubahan rute, karena terdapat badan jalan di sekitaran Kota Lama yang masih dalam proses perbaikan,” jelas Hendi.

Lomba lari ini terbagi dua kategori yakni master dengan kelompok usia pelari 18-45 tahun dan kelompok usia di atas 45 tahun. Total hadiah Rp 220 juta untuk 10 pemenang dari dua kategori. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here