BERBAGI
Ilustrasi industri pengiriman, pixabay.com

 

Serat.id– Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (ASPERINDO) Jawa Tengah, sengaja menggandeng Akademi Ilmu Statistik (AIS) Muhammadiyah Semarang untuk menghadapi bertumbuhnya industri e-Commerce, perdagangan internasional dan industri penerbangan. Langkah itu dilakukan dengan kerja sama membuka program study Distribusi dan Delivery atau kurir service di kampus tersebut.

“Asperindo AIS Muhammadiyah Semarang menangkap peluang tersebut dengan membuka program studi Bidang Kurir Service, Perdagangan, Manajemen, Bisnis Internasional, dan Staf Darat Penerbangan atau Aviation Ground Staff,” kata Ketua Bidang Pendidikan ASPERINDO Jateng,  Ruwiyanto, Rabu 29 Agustus 2018.

Ruwiyanto mengatakan saat ini yang sudah memasuki tahun pertama kerja sama ASPERINDO-AIS Muhammadiyah Semarang menyelenggarankan pendidikan khusus tersebut.

“Akan tetapi, tahun depan akan segera dibuka Prodi Manajemen Bisnis International dan Prodi Aviation Ground Staff,” ujar Ruwiyanto, menjelaskan.

Menurut dia, Asperindo sengaja memilih AIS Muhammadiyah dengan alasan punya pengajar yang berpengalaman, sesuai bidangnya, di antaranya dari para manajer perusahaan logistik di Jawa Tengah. Di samping itu, lebih fleksible dalam mengatur jadwal kuliah karena lebih banyak di akhir pekan.

“Dan yang tak kalah menariknya yakni diberikan bimbingan konseling karir dan konseling untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan logistik di Indonesia,” katanya.

Hal itu ia buktikan dengan suksesya mahasiswa angkatan pertama yang semua terserap di industri logistik di  Jateng dan Jakarta. (*) .

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here