BERBAGI
Kondisi terminal Terboyo, saat direnovasi. (Anin)

Serat.id-Sejumlah pengguna transportasi bus terlantar di terminal Terboyo, Semarang, sempat terlantar usai penutupan kawasan tersebut. Mereka tidak tahu penutupan terminal sudah diberlakukan sejak Sabtu 1 September 2018 kemarin.

Pantauan serat.id menunjukan para penumpang yang tidak tahu penutupan salah satu fasilitas publik itu, terlanjur masuk ke dalam area terminal dan menunggu bus. Mereka sempat diperingatkan oleh para agen tiket bahwa sudah tidak ada bus yang mengambil penumpang di dalam terminal Terboyo.

“Saya tidak tahu kalau sekarang sudah tak bisa mennunggu di sini, pekan kemarin saya mau ke Rembang ya nunggunya bus di dalam terminal,” ujar seorang penumpang bus, Ratna Kusuma, kepada serat.id Senin siang 3 September 2018.

Ratna dan sejumlah penumpang yang terlanjur masuk di dalam terminal akhirnya memilih menggunakan ojek online keluar terminal. Mereka terpaksa menunggu bus di pinggiran jalan raya kaligawe.

“Terpaksa saya pesen ojek online mau nunggu di depan Unisulla saja ini mau ke Kudus,” ujar penumpang lainnya asal Kendal, Galih Purnomo.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, M Khadik menjelaskan penutupan terminal Terboyo karena akan direnovasi menjadi terminal angkutan barang. Ia mengaku telah mensosialisasikan penutupan terminal itu.

” Sudah diinfokan jauh hari kalau terminal Terboyo akan ditutup pada awal September, bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dialihkan sepenuhnya ke Terminal Mangkang,” kata Khadik.

Menurut dia, bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dialihkan ke Penggaron, sedangkan angkutan kota mangkal di Banjardowo. Dinas Perhubungan tetap mengerahkan aparat guna menjaga Terminal Terboyo, termasuk mensosialisasikan awak angkutan dan calon penumpang yang belum tahu soal pengalihan bus dan angkutan umum.

“Inikan sosialisasinya juga sambil jalan, jadi wajar kalau belum banyak yang tahu,” katanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here