BERBAGI
Sejumlah aktivis mahasiswa di Kota Semarang menggelar aksi solidaritas mengenang 14 tahun Munir. (serat.id/ M Shofi Tamam)

Serat.id- Puluhan aktivis mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Semarang menggelar aksi solidaritas mengenang 14 tahun meninggalnya Munir Said Tholib, Jumat, 7 September 2018. Aksi tersebut digelar di depan Gedung Lawang Sewu Semarang.

Para aktivis tersebut menampilkan pembacaan puisi, nyanyian, orasi dan aksi teatrikal. Aksi ini menarik perhatian warga yang melintas di Jalan Pemuda Semarang.

Koordinator lapangan, Paulus Renal Sergian mengatakan, tujuan aksi tersebut adalah untuk mengingat dan meneruskan perjuangan Munir dalam menegakkan keadilan Hak Asasi Manusia (HAM). Ia berharap, semangat Munir tak terhenti di hari kematiannya. “Tapi terus berlanjut dengan diteruskan oleh masyarakat lainnya,” katanya.

Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang (Unnes), Aziz Rahmad Ahmadi mengatakan di Indonesia masih banyak terjadi pelanggaran HAM. Menurutnya, itu menunjukan bahwa Indonesia belum melaksanakan keadilan HAM sepenuhnya. “Kalau kita semua adalah manusia yang sama-sama ciptaan Tuhan, untuk itu marilah kita junjung tinggi hak asasi manusia bagi seluruh masyarakat Indonesia”, katanya.

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip), Syifa Fahria mengapresiasi aksi solidaritas tersebut. “Saya mengapresiasi kepada Munir karena memiliki jiwa yang mau berkorban untuk orang lain dan tidak ada kepentingan apa-apa,” katanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here