BERBAGI
Ilustrasi pendidik, pixabay.com

Serat.id-Universitas Wahid Hasyim (Uwahas) Semarang berkomitmen membangun kapasitas pengajar Madrasyah Ibtidaiyah (MI). Hal itu dibuktikan dengan pelatihan khusus bagi tenaga pendidik  yang digelar kampus Unwahas pada Sabtu, 3 November 2018, pekan lalu.

“Karena pendidikan karakter di madrasah sangat penting sekali ruhnya di agama,” kata Dekan Fakultas Agama Islam, Dr. H. Nur Cholid M. Pd, M. Ag, di sela acara.

Nur Cholid mengapresiasi pada kegiatan itu dan berharap FGD tentang PPK sejalan dengan visi misi prodi PGMI FAI Unwahas dalam rangka peningkatan profesi guru MI.

Tercatat sebanyak 40 undangan yang hadir dalam FGD sebagai dari madrasah swasta maupun negeri, peserta  mengikuti acara pun kelihatan antusias.

“Target kegiatan ini adalah memperoleh informasi dari hasil diskusi kebutuhan MI terkait implementasi PPK yang telah ditetapkan pemerintah sejak tahun 2017 untuk dikaji lebih dalam,” kata Nur Cholid menjelaskan.

Tercatat acara itu tak hanya hanya guru MI namun juga dosen PGMI serta narasumber Bayu Wijayama, M. Pd, dari Tim PPK Dinas Pendidikan kota Semarang dan  Ketua PW Pergunu Jawa Tengah, M. Faojin M.Pd.

Sedangkan materi diskusi tentang PPK di Madrasah Ibtidaiyah yang telah ditetapkan dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 87 tahun 2017. “Peraturan itu mengatur tentang penguatan pendidikan karakter,” katanya.

Kepala seksi Pendidikan Madrasah, Kemenag Kota Semarang, Dr. H. Moch Fatkhuronji, M. Pd, kegiatan yang digelar Unwahas itu merupakan kesempatan yang baik dalam rangka membantu pemerintah memenuhi kebutuhan MI dalam mengimplementasikan PPK di MI.  (*) TAMAM LOKAJAYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here