BERBAGI
Ilustrasi media (pixabay.com)

Serat.id- Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mendesak Kepolisian Jawa Tengah untuk segera melimpahkan kasus pelaporan portal media Serat.id ke Dewan Pers.

Sekretaris Jenderal AJI Indonesia, Revolusi Riza mengatakan dalam rilis yang diterima Sabtu, 17 November 2018, pelaporan yang dilakukan oleh Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) ini menunjukkan orang nomor satu di Unnes tidak memahami semangat kebebasan pers dan Undang-Undang Pers.

“Polisi sudah melakukan pemanggilan untuk kedua kalinya kepada jurnalis Serat.id, Zakki Amali pada tanggal 13 November 2018.

AJI berpandangan pelaporan terhadap produk jurnalistik mengancam kebebasan pers dan prinsip-prinsip demokrasi,” kata dia.

Riza mengatakan, rektor Unnes semestinya menggunakan cara yang diatur UU Pers jika merasa dirugikan oleh pemberitaan Serat.id. UU Pers Nomor 40 Tahun 1999 menjelaskan, bila sengketa pemberitaan tidak bisa selesai dengan mekanisme hak jawab, bisa diselesaikan melalui mediasi di Dewan Pers.

Hal tersebut juga sesuai nota kesepahaman antara Dewan Pers dan Polri Nomor: 2/DP/MoU/II/2017 dan Nomor: B/15/II/2017 tentang Koordinasi dalam Perlindungan Kemerdekaan Pers dan Penegakan Hukum Terkait Penyalahgunaan Profesi Wartawan.

Ketua Bidang Advokasi AJI, Sasmito Madrim mengatakan, adapun pelaporan terhadap jurnalis Serat.id didorong oleh berita investigasi dugaan plagiat Rektor Unnes dalam empat laporan yang terbit pada 30 Juni 2018. Kemudian, secara kontinu, Serat.id memberitakan sanggahan dari pihak Unnes.

Lalu pada 21 Juli 2018, Rektor Unnes melaporkan Zakki Amali jurnalis Serat.id ke Polda Jawa Tengah terkait Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Sasmito mendesak agar Polda Jawa Tengah untuk tidak menindaklanjuti pelaporan yang disampaikan Rektor Unnes dan segera melimpahkan sengketa pemberitaan ke Dewan Pers.

Kemudian, mendesak Rektor Unnes mencabut laporannya yang bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi dan kebebasan pers. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here