BERBAGI
Ilustrasi, kereta wista. pixabay.com

Kehadiran kereta itu mendukung program peningkatan kunjungan wisata.

Serat.id– PT Kereta Api Indonesia Daerah Operaisonal 4 Semarang, segera meluncurkan kereta Joglosemarkerto yang menghubungkan sejumlah kota wisata di wilayah Jawa Tengah. Peluncuran kereta Joglosemarkerto dilakukan Sabtu, tanggal 1 Desember 2018 besok itu dalam rangka meningkatkan mobilitas masyarakat Jawa Tengah dan sekaligus mendukung program peningkatan kunjungan wisata.

“Total jarak tempuh kereta Joglosemarkerto mengelilingi jalur rel di wilayah Jawa Tengah sepanjang 579 kilo meter,” kata Executive Vice President, PT KAI Daop 4 Semarang, Yosita, dalam siaran pers yang diterima serat.id, Jum’at 30 November 2018.

Yosita menyebutkan, kereta api Joglosemarkerto melayani relasi Semarang – Solo – Yogyakarta – Kroya – Purwokerto – Tegal – Pekalongan.  Kereta itu punya tiga rangkaian yang masing-masing rangkaian terdiri dari dua kereta eksekutif dengan kapasitas 100 tempat duduk dan tujuh  kereta kelas ekonomi dengan kapasitas 560 tempat duduk.

“Total kereta Joglosemarkerto mempunyai kapasitas 660 tempat duduk dalam setiap perjalanannya,” kata Yosita menjelaskan.

Kereta itu beroperasi  setiap hari, dengan 3 titik pemberangkatan awal meliputi dari Stasiun Semarang Tawang, pada jam 06:15 WIB, Stasiun Solo Balapan pada jam 06:00 WIB dan Stasiun Purwokerto pada jam 05:00 WIB.

Ia mengharap kehadiran dari tiga  rangkaian kereta api ini, bisa memenuhi kebutuhan transportasi warga Jawa Tengah untuk koridor penghubung di Kota – kota wilayah sekitar Jawa Tengah.

Yosita menjelaskan tarif kereta  Joglosemarkerto terbagi dalam berbagai golongan disesuaikan dengan jarak tempuh dan jenis layanan keretanya. Sedangkan dalam masa perkenalan ini, PT KAI memberikan diskon khusus sebesar 10 persen.

Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro menyatakan dibukanya relasi baru kereta Joglosemarkerto memberikan pilihan konektivitas relasi relasi tujuan bepergian masyarakat Semarang, Solo, Yogyakarta, Purwokerto, Tegal dan sekitarnya.

“Sehingga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan wisata di daerah – daerah tersebut, ” ujar Edi.

Ia yakin kehadiran kereta Joglosemarkerto  bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan, sehingga waktu tinggal kunjungan  selama di Jawa Tengah bisa lebih lama lagi.

“Karena nantinya, para wisatawan bisa berkeliling ke kota-kota destinasi wisata seperti Semarang yang ada tempat wisata Lawangsewu, Purwokerto yang ada tempat wisata Batu raden, Yogyakarta yang ada tempat wisata keratonnya, dan kota-kota lainnya,” kata Edi menjelaskan.

Edi berharap layanan kereta itu semakin banyak wisatawan membelanjakan uang di Jawa Tengah, sehingga  roda perekonomian akan meningkat. Selain itu, semakin banyak alternatif transportasi penghubung di kota-kota wilayah Jawa Tengah  bisa meningkatkan minat investor dalam berinvestasi. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here