BERBAGI

Serat.id- Warga Kampung Tambakrejo, Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang menerima dana kompensasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sebesar 1,5 juta per Kepala Keluarga (KK). Kompensasi itu merupakan hasil dari mediasi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) antara warga Tambakrejo dengan Pemkot Semarang pada Kamis, 13 Desember 2018 di Balaikota Semarang.

Perwakilan Komnas HAM berdialog dengan warga Kampung Tambakreko, Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, Sealasa, 22 Oktober 2018. (Foto Ulil/Serat.id)

Warga Tambaklorok, Rohmadi mengatakan, kompensasi itu akan diberikan kepada 97 KK paling lambat Rabu, 19 Desember 2018. “Ini merupakan perjuangan dari lama, walaupun alot. Dalam mediasi kami meminta 2 juta per KK. Tapi dari pihak pemerintah hanya bersedia 1,5 juta,” katanya.

Menurut Rohmadi, melalui mediasi itu warga Tambakrejo bersedia pindah ketika Pemkot Semarang mendirikan Rusunawa 3 lantai di dekat tempat tinggal. Ia menyebut, Pemkot Semarang bakal menjamin biaya Rusunawa selama dua tahun. Termasuk menetapkan biaya retribusi yang rendah serta penurunan daya listrik dari 1300 Watt menjadi 450 Watt

Kuasa Hukum warga Tambaklorok, Samuel Bona Rajagukguk mengatakan, LBH Semarang mendukung hasil kesepakatan mediasi tersebut. Sesuai kesepakatan warga yang tinggal di Kali Banger bersedia membongkar sendiri rumahnya. Mereka akan pindah paling lambat 26 Desember 2018.

“Yang ini kenapa pindah, karena akan dilakukan pengerukan di belakang rumah ini. Kalau dilakukan pengerukan rumah ini akan roboh, jadi pindah dulu,” kata Samuel.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here