BERBAGI

Serat.id- Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Emas Kota Semarang memperkirakan pengguna angkutan transportasi laut saat libur Natal dan tahun baru turun dibanding tahun 2017. Penurunan penumpang diprediksi mencapai 5 persen.

Sejumlah penumpang turun dari kapal laut di Pelabuhan Tanjung Emas. (foto Anindya Putri)

“Tapi tidak begitu signifikan,” kata Kepala Satgas Angkutan KSOP Tanjung Emas Prihartanto, Selasa, 18 Desember 2018.

Prihartanto mengungkapkan, jumlah penumpang transportasi Laut di Pelabuhan Tanjung Emas sepanjang tahun 2017 mencapai 11.000 orang. Sementara jumlah penumpang pada libur Natal dan Tahun baru berjumlah 6.067.

“Kami akan tetap melakukan peningkatan pelayanan di Pelabuhan Tanjung Emas meskipun terjadi penurunan penumpang,” katanya.

KSOP telah menyiapkan 10 kapal dari Pelni, Darma Lautan Utama (DLU), Dinas Perhubungan Jawa Tengah dan Sakti Inti Makmur yang disediakan untuk mengangkut penumpang selama Libur Natal dan Tahun Baru. Kapal-kapal itu mulai beroperasi Selasa, 18 Desember 2018.

“Terhitung hari ini 10 kapal tersebut sudah siap beroperasi untuk melayani penumpang. Mayoritas kapal berlayar menuju ke Kalimantan yang dari Semarang,” katanya.

Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan Provinsi Jateng Untung Sirinanto mengatakan, 30 persen penumpang berasal dari Tanjung Priok dan Tanjung perkantoran. Sementara mayoritas lainnya berasal dari dari Kalimantan.

Untuk menyambut libur Natal dan Tahun Baru, Sirinanto telah menyediakan posko untuk memfasilitasi penumpang.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here