BERBAGI
Ilustrasi teralis, Pixabay.com

Terdapat 11 Napi yang dipindahkan dari Rutan Surakarta ke beberapa tempat.

Serat.id – Kapolda Jawa Tengah, Irjen Condro Kirono, memastikan kondisi Rumah tahanan (Rutan) kelas 1 Surakarta telah aman dan kondusif usai keributan yang terjadi pada Kamis 10 Januari 2019. Condro menerangkan terdapat 11 Napi yang dipindahkan dari Rutan Surakarta ke beberapa tempat.

“Kondisi rutan sekarang sudah kondusif dan tidak ada korban luka dari keributan tersebut. Hanya ada kerusakan pot-pot disekiat rutan, Napi biang keributan juga sudah dipindahkan,” ujar Condro Kirono di, Semarang Jumat, 11 Januari 2019.

Terdapat 11 napi yang dipindahkan dari rutan Surakarta ke beberapa tempat yakni 6 napi dititipkan sebagai tahanan Mapolda sedangkan 2 napi lainnya di lapas Sragen dan 3 napi berada di Lapas Wonogiri.

” Total ada 11 napi yang dipindahkan , dan yang menjadi tahanan Mapolda ada 6 orang yang masih dalam proses sidang dan lainnya di Lapas Sragen dan Wonigiri,” kata Condro menambahkan.

Pemindahan 11 napi tersebut belum bersifat tetap atau titipan kejaksaan , lantaran masih dalam proses menunggu persidangan. Ketika pengadilan telah memberikan keputusan hukum maka tahanan tersebut akan dipindahkan lagi sesuai ketentuan hakim.

Menurut  Condro, Polresta Surakarta sedang menyelidiki pemicu keributan serta telah memperkuat barikade pengamanan. Kepolisian juga berkoordinasi dengan Kakanwil Kemenkumham Jateng terkait pengamanan dimasing-masing Lapas. 

” Kami sediakan 1 pleton Sabhara gabungan dengan Brimon di Lapas Surakarta untuk pengamanan, kemudian di setiap lapas penjagaan akan diperketat kita sudah koordinasikan itu,” katanya.

Keributan Ruang kelas I-A Surakarta terjadi akibat adanya saling ejek dari rombongan  pembesukan salah satu blok Rutan dengan napi sehingga berujung kerusahan dan keributan pada Kamis siang 10 November kemarin. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here