BERBAGI
Ilustrasi jadwal sekolah, pixabay.com

Ancaman itu muncul setelah Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) tidak bisa lagi dimainkan untuk mengakali Penerimaan PPDB

Serat.id – Kartu Keluarga asli tapi palsu (KK Aspal) menjadi ancaman untuk mengakali Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019-2020 di Jawa Tengah.  Ancaman itu muncul setelah Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) tidak bisa lagi dimainkan untuk mengakali Penerimaan PPDB.

“Persoalan SKTM sudah selesai dengan dihapusnya persyaratan tersebut oleh Kementerian. Namun, penghapusan itu belum bisa menyelesaikan masalah, karakter orang tua siswa yang masih mengejar sekolah  favorit dikhawatirkan akan tetap mempermainkan sistem zonasi yang telah ditetapkan,”   kata  Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, saat Rembug PPDB Online SMA/SMK Negeri Provinsi Jateng T.A 2019-2020 di Wisma Perdamaian, Rabu 16 Januari 2019, siang tadi.

Menurut Ganjar, cara memainkan dengan cara mengubah KK asli yang dikeluarkan pemerintah, dengan mengajukan baru oleh orang tua yang memindahkan alamat ke dalam zona sekolah yang diincar.

Sistem zonasi sekolah, kata Ganjar, akan membatasi wilayah pada kelurahan dan desa. Sedangkan 90 persen siswa harus berasal dari wilayah terdekat dari sekolah. Sisanya, 5 persen dari jalur prestasi dan 5 persen lagi dari jalur pindah.

“Saya wanti-wanti betul kepada pihak sekolah dan masyarakat, tolong awasi betul persoalan zonasi ini. Sekarang sudah terjadi, banyak orang tua siswa yang pindah KK untuk mengejar agar anaknya sekolah di sekolahan favorit,” kata Ganjar menegaskan.

Terkait ancaman akal-akalan para wali murid lewat KK Aspal, Ganjar akan membuat sejumlah regulasi yang akan mengatur mekanisme secara ketat.

“Ketika ada rekayasa, maka akan kami tegur sejak awal bahwa nanti anaknya tidak bisa lolos saat verifikasi,” katanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here