BERBAGI

serat.id– Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin meminta Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPBI) Nahdlatul Ulama Jawa Tengah untuk melibatkan santri sebagai relawan. Hal itu disampaikannya saat audiensi dengan Pengurus LPBI NU Jateng, Selasa, 15 Januari 2019.

Pengurus LPBI Jawa Tengah sedang audiensi dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, Selasa, 15 Januari 2019. (istimewa)
Pengurus LPBI Jawa Tengah sedang audiensi dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, Selasa, 15 Januari 2019. (istimewa)

“Saya juga ingin LPBI dalam rekrutmen relawan melibatkan pesantren. Ambil relawan dari santri-santri,” kata Taj Yasin dalam keterangan tertulis yang diterima serat.id.

Wagub mengapresiasi LPBI NU yang mampu bersinergi membantu tugas pemerintah dalam penanganan bencana. Ia berharap ke depannya bisa terus bersinergi dengan baik. Ia mengatakan, Pemprov akan terus mendorong sinergi LPBI-Pemerintah sampai pada tingkat kabupaten/kota.

Dalam kesempatan itu, Kabid Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng Agus Waluyo yang juga turut hadir. Ia juga menyambut baik kehadiran LPBI NU.

“Karena BPBD tidak bisa bekerja sendiri. Ke depan kita butuh ketahui bersama tentang data kebencanaan yang ada di Jawa Tengah,” katanya.

LPBI juga mendapatkan dukungan dari Kepala Kesbangpol Linmas Jateng Achmad Rofai. Ia menyatakan siap memfasilitasi LPBI dengan berbagai program pelatihan dan pembinaan lainnya.

Sementara itu, Ketua PW LPBI NU Jateng Winarti mengatakan, kegiatan audiensi sekadar memperkenalkan diri kepada sejumlah pihak. “Sekaligus kita mengucapkan terima kasih kepada BPBD yang sudah membantu LPBI dalam proses penyaluran bantuan pada saat tsunami Selat Sunda,” katanya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here