BERBAGI
Ilustrasi, pixabay.com

Para penerima itu jumlahnya mencapai 170.949 orang.

Serat.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan mengucurkan dana hibah sebesar Rp 205 miliar untuk insentif guru madrasah diniyah (Madin), ustadz TPQ dan pengasuh pondok pesantren. Para penerima itu jumlahnya mencapai 170.949 orang.

“Pemberian dana itu sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Jateng terhadap kondisi guru madrasah agar semakin bermutu dan profesional dalam mendidik generasi ke depan,” kata

Gubernur Ganjar Pranowo, Selasa 22 Januari 2019

Ganjar menyebutkan bantuan itu diberikan dengan pertimbangan para guru yang mengajarkan keagamaan belum semua terakomodir Kementerian Agama. Menurut Ganjar, pola pencairan dana hibah  sama seperti dana hibah lainnya melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jateng.

“Para penerima akan menerima dana itu melalui rekening dan alamat yang sudah didata sebelumnya,” kata Ganjar menjelaskan.

Wakil Gubernur Taj Yasin, berharap para guru Madin, TPQ dan pengasuh pondok pesantren membantu penguatan paham Islam rahmatan lil ‘alamin.

“Semoga, dengan bantuan ini  bermanfaat dan tidak ada keluh kesah lagi dari para guru maupun ustad,” kata Yasin.

Ia tak memungkiri pondok pesantren dan madrasah di Jateng penyumbang pendidikan keagamaan terbesar ketiga secara nasional sejak sebelum kemerdekaan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here