BERBAGI
Ilustrasi Komuter, pixabay.com

Kereta yang baru diluncurkan pada 1 Desember 2018 lalu, dinilai banyak diminati poleh publik.

Serat.id – Kereta Api Joglosemarkerto yang baru diluncurkan pada 1 Desember 2018 lalu, dinilai banyak diminati poleh publik. Tingkat okupansi kereta yang menghubungkan sejumlah kota di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta itu mencapai 186 Persen  dari tempat duduk yang tersedia.

“Ini membuktikan kereta itu banyak diminati publik,” kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia, Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro, Rabu 23 Januari, 2019.

Baca juga: Natal dan Tahun Baru, PT KAI Semarang Panen Layanan

Krisbiyantoro menyebutkan kereta tingkat okupansi Joglosemarkerto pada Desember yang mencapai berjumlah 186 persen itu dihitung dari semua penumpang yang naik maupun turun.

“Banyak penumpang yang turun di stasiun antara dan kemudian ada penumpang lain yang naik lagi dari stasiun tujuan,” kata Krisbiyantoro, menyebutkan.

Ia menjelaskan perjalanan kereta memutar dua arah yang menghubungkan Provinsi Jateng dan DIY inilah yang menyebabkan okupansi KA Joglosemarkerto diatas 100 persen.

Tercatat kereta Joglosemarkerto berjalan di wilayah kerja PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang, Daop 5 Purwokerto, dan Daop 6 Yogyakarta dengan jumlah kapasitas angkut 644 kursi dalam satu rangkaian dan menyediakan total 3.864 kursi setiap hari.

Dalam satu rangkaian KA Joglosemarkerto terdiri dari 6 kereta kelas ekonomi AC dengan kapasitas 480 penumpang, 1 kereta ekonomi AC untuk difabel berkapasitas 64 penumpang, dan 2 kereta kelas eksekutif dengan kapasitas 100 penumpang.

Kereta itu berhenti di beberapa stasiun yakni Semarang Tawang,  Semarang Poncol, Weleri, Pekalongan, Pemalang, Tegal, Slawi, Prupuk, Bumiayu, Purwokerto, Kroya, Sumpiuh, Gombong, Kebumen, Kutoarjo, Wates, Yogyakarta, Lempuyangan, Klaten, Purwosari, Solo Balapan, dan kembali lagi di Semarang Tawang.

Data PT KAI Dap 4 menunjukan masyarakat terpikat menggunakan kereta tersebut dibuktikan  dengan jumlah penumpang mencapai 223.119 orang di Jawa Tengah dan DIY. Sedangkan total tempat duduk yang disediakan kereta Joglosemarkerto 119.784 kursi selama bulan Desember 2018.

Sedangkan pada bulan Januari 2019, mengacu hitungan hingga tanggal 21 kemarin total penumpang yang menggunakan kereta Joglosemarkerto mencapai 127.462  orang dengan jumlah okupansi 157 persen.

“Dari total kursi yang disediakan yakni 81.144. Sedangkan jumlah penumpang yang naik di wilayah Daop 4 Semarang yakni  59.212 orang dengan jumlah okupansi yakni 46 persen dari seluruh penumpang KA Joglosemarkerto selama bulan Januari 2019,” kata Krisbiyantoro, menjelaskan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here