BERBAGI

Serat.id – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo akan keluarkan aparatur sipil negara (ASN) berpaham Radikal. Ia mengakui terdapat beberapa ASN yang berpaham radikal dibawah pimpinanannya.

“Sebenarnya intelijennya banyak, tidak hanya intilijen negara tapi  intilejennya juga masyarakat karena intijelen saya ini pendukung saya yang masih loyal,” kata Ganjar belumlama ini.

Direktur Polines, Supriyadi dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meninjau mesin buatan mahasiswa, Senin, 6 Agustus 2018. (Foto Anindya Putri)

Menurut Ganjar di kalangan ASN masih ditemukan beberapa menempelkan bendera yang dilarang. “Kemudian mereka juga menyampaikan kepada murid-muridnya ajaran tentang haluan yang tidak sesuai dengan Pancasila,” kata Ganjar menambahkan.

Baca juga: Ganjar Minta 1 Juta Blanko E-KTP Segera Dikirim ke Jateng

Dari beberapa laporan yang diterima Ganjar, ASN yang berpaham radikal tersebut tidak hanya menempelkan bendera terlarang yang tidak sesuai dengan Pancasila. Namun, juga menyebarkan paham radikal lewat sosial media.

Kondisi itu membuat ia akan melakukan pembinaan dan pengawasan seluruh ASN di Jawa Tengah, serta akan memberikansanksi pada para ASN yang terbukti berpaham radikalisme. Pemprov Jateng akan bertindak tegas agar mereka loyal pada Bhineka tunggal Ika, Pancasila dan UUD 1945. “ Kalo memang tidak bisa kita kasih peringatan dan tidak mengindahkan, sanksinya bisa di keluarkan,” katanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here