BERBAGI

Serat.id– Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro (Undip), Nurhayati membentuk tim ad hoc untuk menangani kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh dosen terhadap mahasiswi.

Nurhayati menjelaskan tim ad hoc dibentuk pada Senin, 18 Maret 2019 dengan ketua Prof Iriyanto Widisuseno. Ia menjelaskan bahwa tugas dari tim ad hoc untuk melakukan pencarian data dan verifikasi.

Ilustrasi kekerasan seksual. (istimewa)

“(Untuk selanjutnya) Kebijakan itu ada di universitas. Kalau sanksi (terhadap pelaku menjadi) wewenang universitas,” ujarnya ketika ditemui serat.id di ruangannya, Jumat, 29 Maret 2019.

Nurhayati berharap semua pihak sabar menunggu hasil kinerja dari tim ad hoc. “Biarkan (tim ad hoc) bekerja dulu, kita akan tetep konsisten dalam penanganan ini,” ujarnya.

Humas Undip, Nuswantoro menjelaskan bahwa untuk sanksi yang akan diberikan oleh Universitas terhadap pelaku pelecehan seksual menunggu hasil penyelidikan dari tim ad hoc.

“Dosen itu kan terikat dengan Aparatur Sipil Negara, jadi penegakan disiplin di universitas, nanti akan diputuskan majelis universitas,” ujarnya ketika ditemui serat.id di ruangannya, Jumat 29 Maret 2019.

Nuswantoro mengatakan jika ada korban civitas akademika Undip yang mengalami tindakan pelecehan seksual untuk segera melaporkan ke Humas melalui Unit Pelaporan dan Pengaduan.

“Nanti (setiap pelaporan) kita akan menindaklanjuti dan dari Humas akan menjamin identitas dari pelaporan tersebut,” ujarnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here