BERBAGI

Serat.id – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menugaskan Wakil Bupati Jepara Dian Kristiandi untuk mengambil alih tugas pemerintahan di kabupaten. Hal itu menindaklanjuti Bupati Jepara Ahmad Marzuqi yang ditahan oleh Komisi  Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kemarin saya sudah komunikasi sama pak wakil bupati untuk mengambil langkah pemerintahan biar tidak terjadi kebingungan. Sementara dari pihak kita sudah komunikasikan dengan Jepara agar penunjukan PLT sebelum ada penetapan nanti wakil otomatis melaksanakan tugas seperti dulu kejadian di Kota Tegal kebumen sama persis,” kata Ganjar di Semarang, Selasa, 14 Mei 2019.

Ganjar mengatakan, menurut Undang-Undang yang berlaku secara otomatis Wakil Bupati akan mengambil alih  tugas Bupati jika terjadi suatu hal pada Bupati dan tidak dapat melanjutkan tugasnya sebagai pemimpin daerah setempat. Itu semua dilakukan agar pelayanan daerah tersebut terhadap masyarakat tidak terganggu.

Baca juga: Kasus Korupsi Mading Elektronik libatkan Orang dekat Bupati Kendal

Ganjar juga menyesalkan kasus suap dan korupsi yang dilakukan oleh beberapa Kepala Daerah di Jawa Tengah. Padahal ia sudah mewanti-wanti jangan kuropsi. “Tapi ini kok terjadi lagi,” katanya.

Sebagai informasi, Ahmad Marzuqi ditahan oleh KPK pada Senin, 13 Mei 2019 atas kasus suap terhadap hakim Pengadilan Negeri ( PN) Kota Semarang, Lasito. Lasito yang juga ditetapkan sebagai tersangka menerima suap sebesar Rp 700 Juta. Uang suap diberikan bertahap. Pertama senilai Rp 500 juta dan kedua senilai Rp 200 juta dalam pecahan dolar Amerika Serikat.

Suap tersebut sebagai upaya untuk menghentikan kasus korupsi penerimaan dana partai politik (Banpol) partai PPP di Jepara, yang ditangani oleh Penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here