BERBAGI
Proses Evakuasi korban terpelset dan tenggelam di sungai Bengawan Solo, foto/ Istimewa

Serat.id –Seorang nenek  bernama Rebi, 65 tahun, asal Desa Totorejo RT 19 RW 06 Kedungupit, Kabupaten Sragen ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo. Jasad korban berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan, Senin, 27 Mei 2019 pukul 14.30 WIB .

“Setelah upaya pencarian tim SAR gabungan dengan metode Explore SAR penyisiran  mengunakan perahu karet korban berhasil ditemukan di Ngrampal, Kabupaten Sragen dalam keadaan meninggal dunia ” kata koordinator Basarnas pos SAR Surakarta, Arif Sugiyarto.

Baca juga : Tim SAR Temukan Bocah Tenggelam di Pantai Teluk Penyu Cilacap

Arif mengatakan korban ditemukan dua kilo meter ke arah utara dari lokasi awal hanyut dan langsung dibawa ke rumah duka. Saat itu kedalaman aliran bengawan Solo mencapai 6 meter dan lebar mencapai 30 meter.

“Ddengan ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan tim SAR gabungan kembali kesatuannya masing- masing,” ujar Arif menambahkan.

Kepala Basarnas Jateng, Aris Sofingi mengatakan korban yang memakai baju berwarna merah terakhir terlihat pada Minggu 26 Mei 2019 pukul 12.30 dan diduga terpeleset dan hanyut terbawa aliran sungai.

“Ada saksi Warno warga Karangudi melihat nenek Rebi (65) pergi sendiri menuju sungai bengawan solo,”kata Aris.

Proses pencarian korban dilakukan Tim SAR Gabungan dengan membagi tiga Search Rescue Unit (SRU),  SRU 1 melakukan peyisiran sisi kanan ke utara sepanjang dua kilometer, SRU 2 melakuan penyisiran sisi kiri sungai arah utara sepanjang dua kilometer,  SRU 3 melakukan penyisiran ulang sejauh dua kilometer dari titik lokasi hanyut. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here