BERBAGI

Serat.id– Majelis Hakim Pengadilan Negeri Wonogiri, Jawa Tengah, memvonis bersalah kepada seorang calon anggota legislatif DPRD Kabupaten Wonogiri yang berinisial LP, Selasa, 28 Mei 2019. LP tersandung kasus politik uang dalam Pemilu 2019.

“Caleg berinisial LP ini divonis hukuman penjara 1 bulan 15 hari dan denda Rp 6 juta subsider satu bulan kurungan,” kata Rofiudin, Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Provinsi Jawa Tengah.

Sidang kasus politik uang caleg LP di Pengadilan Negeri Wonogiri, Selasa , 28 Mei 2019. (istimewa)
Sidang kasus politik uang caleg LP di Pengadilan Negeri Wonogiri, Selasa , 28 Mei 2019. (istimewa)

Menurut Rofi, vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa yang meminta agar hakim menghukum terdakwa berupa tiga bulan penjara.

Rofi menjelaskan, LP telah membagikan amplop berisi uang Rp 50 ribu kepada sekitar 30 orang yang menjadi peserta sosialisasi Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) 2019. Peristiwa itu terjadi di rumah salah satu warga di Kelurahan Wonoboyo, Kecamatan Wonogiri pada 7 April 2019.

“Perbuatan caleg LP tersebut diduga melanggar Pasal 523 ayat (1) junto Pasal 280 ayat (1) huruf J Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu,” terang Rofi.

Baca juga: 23 ASN di Jawa Tengah Terindikasi Melanggar Netralitas

Dalam sidang, LP menyatakan menerima vonis itu. Sedangkan jaksa penuntut umum yang juga Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Wonogiri, Bagyo Mulyono, menyatakan belum bisa bersikap atas vonis hakim.

Ketua Bawaslu Jawa Tengah, M Fajar SAKA mengapresiasi kerja Bawaslu Kabupaten Wonogiri dalam menangani kasus tersebut. Bawaslu Jawa Tengah juga mengapresiasi kerja jajaran penegak hukum di Wonogiri yang telah bekerja keras menangani kasus dugaan politik uang.

“Kami sebenarnya mengutamakan upaya pencegahan dalam kasus pelanggaran pemilu. Namun jika upaya pencegahan tidak bisa maka tidak ada cara lain kecuali melakukan proses penindakan,” kata Fajar. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here