BERBAGI

Serat.id – Volume kendaraan yang melintasi tol Semarang- Batang gerbang tol (GT) Kalikangkung pada h-2 lebaran cenderung menurun dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya. Direktur Utama PT Jasa Marga Semarang-Batang, Arie Arianto mengatakan, puncak arus mudik telah terjadi pada 1 Juni 2019 lalu. Ia menyebutkan, trafik pada 2 Juni lalu mencapai 42.000 kendaraan. Jumlah itu menurun dari hari sebelumnya, yang mencapai 52.500 kendaraan.

“Jadi hari ini kalau dipantau dari sift 1 trennya cenderung menurun sampai nanti hari H, yakni Rabu,” ujar Arie saat ditemui serat.id, Senin, 03 Juni 2019.

Menurut Arie, kendaraan yang melintas melalui GT Kalikangkung didominasi kendaraan pribadi. Untuk mengantisipasi kemacetan di gerbang tol pihaknya telah menyediakan total 23 gardu yang diaktifkan dari rencana awal 7 gardu.

“Kita sudah tambah gardu sekarang ada 23 untuk antisipasi kemacetan di GT Kalikangkung,” Jelas Arie.

Arie menambahkan, sejak Senin 3 Juni 2019, GT Kalikangkung kembali memberlakukan dua arah. Sebelumnya pada 30 Mei 2019 lalu telah diterapkan one way.

“Saat ini  GT Kalikangkung sudah dibuka lagi dua arah, namun tidak menutup kemungkinan one way akan diberlakukan kembali,” katanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here