BERBAGI
Ilustrasi pixabay.com

Sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat yang mengaku resah

Serat.id – Dua Pengamen di Kota Semarang ditertibkan oleh Satpol PP Kota Semarang pada Minggu, 9 Juni 2019, sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat yang mengaku resah.

“Adapun satu orang (pengamen berhasil kami temukan) di Imam Bardjo dan satunya  (pengamen ditemukan) di samping masjid Baiturrahman,” ujar Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, ketika dihubungi Serat.id, Senin, 10 Juni 2019.

Baca juga : Satpol PP Kota Semarang Diduga Lakukan Kekerasan Terhadap Warga

Warga Tambakrejo Usir Satpol PP Saat Hendak Digusur

Menurut Fajar, sebagai tindak lanjut pengemis tersebut didata dan untuk sementara KTPnya disita hingga Senin, 10 Juni 2019.   Fajar menambahkan sebelumnya Satpol PP Kota Semarang bekerjasama dengan Dinas Perdagangan telah mendirikan posko di Jalan Pandanaran sejak Jumat, 7 Juni 2019 hingga satu bulan kedepan untuk melakukan penertiban kepada Pengemis, Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT).

 “Setiap malam (pukul delapan sampai dua belas malam) ada satu regu lima belas orang, yang dibagi menjadi tiga (ketika melakukan) penyisiran, “ ujar Fajar menambahkan.

Selain itu Fajar juga menjelaskan tiga titik di Kota Semarang antara lain Kawasan Kota Lama Semarang, Kawasan Simpang Lima, serta Taman Indonesia Kaya ditargetkan untuk steril dari PGOT.

“(Adanya kawasan bebas PGOT) untuk kenyamanan pengunjung di lokasi itu,” katanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here