BERBAGI

Serat.id – Kematian ratusan ikan di Waduk Kedung Ombo Sragen pada Sabtu, 29 Juni 2019 lalu diduga karena perubahan cuaca ekstrim yang mengakibatkan turunnya oksigen pada air waduk.

Ilustrasi ikan mati. (pixabay)
Ilustrasi ikan mati. (pixabay)

Menurut Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Data Informasi Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu (BKIPM) Semarang, Ely Musyarofah telah menerima laporan ratusan ikan yang mati secara mendadak. Pihaknya juga telah melakukan pengujian laboratorium untuk mengetahui penyebab kematian tersebut.

“Sudah kita cek di lapangan kemarin,” jelasnya, Rabu, 3 Juli 2019.

Menurut Ely, kematian ratusan ikan milik warga karena kualitas air menurun akibat cuaca ektrim saat musim kemarau tahun ini.

“Kalau dari hasil (pantauan) ke lapangan itu lebih ke kualitas air kemudian berakibat menurunnya oksigen yang mempengaruhi ikan-ikan yang ada di waduk mati,” kata Ely.

Ely mengatakan, perlu ada koordinasi dengan dinas terkait untuk mengedukasi para petani budidaya ikan karamba di Waduk Kedung Ombo agar lebih siap dalam menghadapi cuaca ekstrim dan menjaga kualitas air saat kemarau tiba.

“Agar kejadian ikan mati mendadak tidak terjadi lagi bisa diantisipasi dengan informasi dan edukasi oleh dinas serta pihak terkait dengan pembudidaya” katanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here