BERBAGI

Serat.id– Puluhan orang yang menamakan diri dari Mochamad Herviano Foundation (MHF), melakukan aksi damai di depan gedung DPRD Jawa Tengah, Selasa 08 Juli 2019. Mereka datang dari Kendal, Ungaran, Semarang dan kota Salatiga. Aksi tersebut untuk meminta kepada Presiden Joko Widodo, agar memberikan amnesti atau penghapusan hukuman kepada Baiq Nuril, korban pelecehan seksual yang menjadi terpidana kasus pelanggaran Undang-undang ITE.

Aksi damai untuk Baiq Nuril yang digelar oleh Mochamad Herviano Foundation (MHF) di Taman Indonesia Kaya, Kota Semarang, Selasa, 9 Juli 2019.
Aksi damai untuk Baiq Nuril yang digelar oleh Mochamad Herviano Foundation (MHF) di Taman Indonesia Kaya, Kota Semarang, Selasa, 9 Juli 2019.

Koordinator aksi MHF, Trisminah mengungkapkan, amnesti merupakan harapan terakhir untuk Baiq Nuril agar tidak dipenjara dan dipisahkan dari keluarga. Menurut Trisminah, Baiq Nuril adalah korban, tetapi malah divonis salah dan dipenjara. Hal ini, tambah Trisminah, sangat tidak adil dan Jokowi harus segera turun tangan.

“Untuk membebaskan ibu Baiq Nuril, Pak Jokowi harus memberi amnesti. Sebab upaya yang telah dilakukan oleh ibu Baiq Nuril, ditolak oleh Mahkamah Agung,” kata Trisminah.

“Sebagai sesama perempuan dirinya sangat prihatin dengan kasus yang menimpa Baiq Nuril. Sebab kasus tersebut bisa menimpa perempuan lain,” Jelas Trisminah

Menurut Triminah, aksi damai dilakukan agar presiden Joko Widodo, segera mungkin memberi amnesti kepada Baiq Nuril. Sebab amnesti adalah satu-satunya upaya yang bisa membebaskan Baiq Nuril, sehingga bisa berkumpul lagi dengan keluarga.

“Berikan keadilan untuk Baiq Nuril,” katanya.

Sementara itu, Anggota komisi A DPRD Jawa Tengah, Amir Darmanto, saat menemui perwakilan aksi mengatakan bahwa dirinya sepaham dengan apa yang dilakukan oleh MHF. Sebab Baiq Nuril, adalah korban. Ia berjanji akan menyampaikan aspirasi MHF ke DPR pusat.

“Undang-undang ITE, masih tumpul di atas dan tajam di bawah,” ujarnya.

Aksi damai dimulai dengan long march dari taman Indonesia Kaya menuju kantor DPRD Jawa Tengah dengan membawa spanduk besar bertuliskan “Pak Jokowi beri amnesti Baiq Nuril”.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here