BERBAGI

Serat.id– Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang mengevakuasi temuan limbah yang berada di bantaran sungai Banjir Kanal Barat (BKB) Kota Semarang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang, Rabu, 10 Juli 2019.

“Karena di sana ada IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah), kita singkirkan dulu (limbahnya) di sana,” ujar Sapto Adi Sugihartono, Kepala DLH Kota Semarang ketika dihubungi serat.id, Rabu, 10 Juli 2019.

Menurut Sapto,  saat ini DLH Kota Semarang masih menunggu hasil uji laboratorium dari Sukofindo untuk mengetahui kandungan zat dalam limbah tersebut. Ia mengatakan akan berkoordinasi dengan Satpol PP Semarang untuk mencari tau pelaku pembuang limbah.

“Secara ketentuan itu gak boleh itu membuang, yang buang itu pasti tau kenapa dibuang sepihak, pasti itu sembunyi-sembunyi,” ujarnya.

Sapto berharap perusahaan yang memiliki limbah Bahan Berbahaya dan  Beracun (B3) untuk membuat IPAL. “IPAL itu harus kita cek, kita verifikasi harus ada izin kalau usaha yang benar,” ujarnya.

Untuk diketahui berdasarkan temuan Satpol PP Kota Semarang pada Senin, 8 Juli 2019,  limbah kimia tersebut diduga merupakan residu limbah sawit yang berasal dari Kalimantan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here