BERBAGI
Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ita)  ketika meninjau kesiapan arena MXGP of Asia seri ke-12 di Mijen, Kamis, 11 Juli 2019.

Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ita) ketika meninjau kesiapan arena MXGP of Asia seri ke-12 di Mijen, Kamis, 11 Juli 2019.

Serat.id– Pemerintah Kota Semarang memprediksi selama gelaran MXGP 2019 akan terjadi perputaran uang sebesar Rp 70 miliar, atau naik dua kali lipat dibanding pada gelaran tahun lalu, mencapai Rp 35 Miliar.

“Kalau harapannya bisa lebih dari itu. Apalagi kita undang Via Vallen untuk mendongkrak jumlah pengunjung,” ujar Wakil Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu (Ita) ketika meninjau kesiapan arena MXGP of Asia seri ke-12 di Mijen, Kamis, 11 Juli 2019.

Selain itu, Ita juga menarget pemecahkan rekor jumlah penonton  MX GP 2019 terbanyak.  “Sekitar 125 ribu penonton sesuai target Wali Kota, Hendrar Prihdai karena sudah memberi support di harga tiket Rp 25 ribu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang Endro Pudyo Martanto menarget pendapatan dari sektor parkir mencapai Rp 5 miliar atau naik 2,5 kali lipat dibandingkan pada tahun lalu yang mencapaiRp  2 miliar.

“Karena efektif hanya 2 hari, kita optimalkan dengan Rp 4.000 untuk roda dua dan Rp 6.000 untuk roda empat. Karena ini sifatnya kegiatan insidental,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, menurut Walikota Semarang, Hendrar Prihadi gelaran MXGP 2019 menghabiskan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Semarang sebesar Rp 26 miliar. Dana tersebut dibantu pendapatan dari tiket sekitar Rp 5-6 miliar dan sponsor sekitar Rp 3-4 miiar yang akan masuk ke Kas Daerah.

“Sehingga dengan asumsi  Rp 10 miliar kembali ke kasda,  penyelenggara MXGP ini membutuhkan 16-18 miliar,” ujarnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here