BERBAGI
Aksi penyegelan dilakukan buruh PT Tossa Shakti, Foto/Ist

Serat.id– Ratusan buruh PT Tossa Shakti menyegel pabrik produksi di Desa Nolokerto Kecamatan Kaliwungu Kendal Jawa Tengah. Penyegelan dilakukan seagai protes belum dibayarkan sisa tunjangan hari raya dan gaji selama dirumahkan.

Tidak hanya menyegel pabrik  ratusan buruh ini mendirikan tenda di depan gerbang sehingga karyawan pabrik terpaksa diliburkan.

“Buruh tetap akan bertahan di depan pabrik hingga tuntutannya dikabulkan pihak managemen perusahaan dikabulkan,” kata seorang buruh saat menggelar protes, Kamis 25 Juli 2019.

Baca juga : Buruh Industri Sepeda Catat Perselisihan Hubungan Industrial

Harga Sembako Melonjak, Buruh Demo Istana

Pekerja Media Harian Wawasan Layangkan Permohonan Bipartit

Tercatat terdapat 940 karyawan PT Tossa Shakti yang dirumahkan untuk mendapatkan gaji bulan Mei serta sisa tunjangan hari raya akhirnya dipenuhi pihak perusahaan.

Tuntutan  buruh dikabulkan perusahaan  setelah bupati kendal Mirna Annisa menemui buruh yang menyegel pabrik dan bertemu dengan pihak perusahaan. Namun  pemenuhan itu dengan syarat mau menandatangai surat pemutusan hubungan kerja dan pesangon akan dibayarkan bulan Oktober.

Sedangkan untuk kekurangan THR tahun 2018 dibayarkan bulan Agustus dan kekuranga THR tahun 2019 dibayarkan bulan September.

“Untuk pesangon akibat dari pemutusan hubungan kerja ini perusahaan berjanji akan memberikannya bulan Oktober secara penuh tidak diangsur seperti yang ditakutkan karyawan,” kata Direktur PT Tossa Shakti, Gunawan.

Ia mengatakan karyawan yang akan di putus hubungan kerjanya sebanyak 940 orang  akan diberikan pesangon secara penuh pada  bulan Oktober mendatang. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here