BERBAGI
Pementasan wayang edukasi, dalam rangka perayaan hari anak di gunung Brintik, Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang Selatan, Tamam/serat.id

“Bahwa anak-anak gunung Brintik itu bukan anak yang nakal,”

Serat.id – Anak-anak gunung Brintik RT 7 RW 3 Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang Selatan, merayakan hari anak nasional dengan menyaksikan pementasan wayang edukasi, yang digelar pada Senin, 29 Juli 2019 kemarin. Wayang edukasi didalangi oleh Lucas Formiatmo, sengaja digelar dengan tema tentang perlindungan dan pemenuhan hak anak.

“Selain merayakan hari anak nasional, kami juga mengedukasi anak-anak lewat wayang,” kata pembina komunitas pelangi gunung brintik, Antonius Haryadi, Selasa, 30 Juli 2019.

Lihat juga : Warga Tambakrejo Rayakan Hari Anak Nasional

Merawat Anak-Anak Pengidap HIV/Aids di Rumah Aira

Keceriaan Anak Bertemu Sosok Transformers di Stasiun Tawang

Peringatan hari anak dengan pementasan wayang itu diselenggarakan oleh SOS Children’s Village Semarang dan Komunitas Pelangi Gunung Brintik beserta warga RT setempat.

Selama ini  Antonius melakukan pendampingan terhadap anak-anak yang beresiko kehilangan pengasuhan dari keluarga, karena kurangnya perhatian dan tanggungjawab dari keluarga terkait pendidikan.

“Paling tidak di sini ada kegiatan belajar dan kreativitas untuk anak-anak lewat wayang tersebut, agar mereka mengetahui hak-haknya sehingga mereka bisa berkembang dan tumbuh dengan baik,”  kata Antonius menambahkan.

Ketua RT 7 RW 3 kelurahan Randusari, Krisyanto, menyatakan selain kepada anak acara yang digelar itu juga sebagai pencerahan terhadap orang tua agar mampu mendidik anak lebih baik. “Sehingga masa depan anak-anak tidak menjadi suram,” kata Krisyanto.

Ia mengaku merasa senang dan mendukung acara peringatan hari anak itu, karena bisa mengubah pandangan yang negatif menjadi positif. “Bahwa anak-anak gunung Brintik itu bukan anak yang nakal,” katanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here