BERBAGI
Gedung bersejarah milik Kantor PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) di Jalan Pengapon, Kemijen, Semarang Timur, Kota Semarang terbakar Rabu, 10 Juli 2019.
Salah satu gedung bersejarah milik Kantor PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) di Jalan Pengapon, Kemijen, Semarang Timur, Kota Semarang terbakar Rabu, 10 Juli 2019.


“Secara keseluruhan aset-aset tersebut terletak di sepanjang jalur kereta api di Pulau Jawa,”

Serat.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyebut asetnya yang terbentang di Pulau Jawa khususnya di wilayah Jawa Tengah meliputi Daerah Operasi 4 Semarang, Daerah Operasi 5 Purwokerto, Daerah Operasi 6 Yogyakarta masih sangat berpotensi untuk dikembangkan.

Perusahaan plat merah tersebut membagi aset railway meliputi sarana dan prasarana serta aset non railway, meliputi tanah, bangunan dinas, rumah perusahaan, perkantoran, hingga gudang.

“Secara keseluruhan aset-aset tersebut terletak di sepanjang jalur kereta api di Pulau Jawa,” kata Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro, Rabu 4 Agustus 2019

Berita terkait : PT KAI Maksimalkan Potensi Aset

Ia menyebutkan aset berupa tanah yang dimiliki PT KAI mencapai 332.012.898 m2 dengan luasan optimum untuk dikembangkan sebesar 2.524.700 m2. Sedangkan untuk rumah perusahaan berjumlah 16.475 unit dan bangunan dinas berjumlah 3.882 unit.

“Legalitas dari keseluruhan aset KAI berpotensi tersebut yang sudah bersertifikat sejumlah 125.712.997 m2 baru 37,86 persen, sedangkan yang belum bersertifikat adalah 206.299.901 m2 62,14 persen,” kata Krisbiyantoro, menambahkan.

Krisbiyantoro menyatakan dari sisi letak, aset PT KAI di Jatengd an DIY mempunyai profil yang sangat menguntungkan berada di lokasi premium di pusat kota. Di antaranya berada pada Kawasan perkantoran pemerintah maupun swasta, di kawasan bisnis, perdagangan, ekspedisi, dan pergudangan yang masih dekat dengan simpul-simpul transportasi.

Selain itu, aset perusahaan transportasi warisan zaman kolonial itu juga berada di kawasan pariwisata yang sebagian asset PT KAI memiliki desain arsitektur yang unik dan menarik.

Saat ini PT KAI ingin memaksimalkan potensi yang dimiliki degan mengundang berbagai pelaku bisnis yang ada di wilayah Jawa Tengah dan Pemerintah Provinsi Jateng.

“Kami megundang acara Focus Group Discussion sharing knowledge mengenai tren pengembangan property di lahan yang terintegrasi dengan transportasi massal dan angkutan barang,” kata Krisbiyantoro, menjelaskan.

Dalam acara tersebut, hadir Corporate Deputy Director of Assets Development, PT KAI, Suharjono dan Corporate Deputy Director of Freight Marketing and Sales, Rein Wirawan Gazalba. Diskusi itu juga mengundang Andy K Nataniel ahli bidang property dan Setijadi Supply Chain Indonesia.

PT KAI berharap para pelaku bisnis yang tertarik bekerja sama dapat melakukan proses tindak lanjut yang sudah ditentukan sesuai tata cara kemitraan diatur berdasarkan jangka waktu, nilai, dan kewenangan persetujuan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here