BERBAGI
Ilustrasi, pixabay.com

Sebagai wadah untuk bertukar pikiran dan berbagi inspirasi kepada mahasiswa mengenai cara positif berkontribusi kepada masyarakat

Serat.id– Kantor Staf Presiden (KSP) bekerja sama dengan Universitas Diponegoro Semarang menggelar diskusi kepemimpinan kaum muda dengan tema Impact Talks! Bring Up Your Leadership .  Kegiatan itu merupakan rangkaian acara Public Lecture on Leadership Kantor Staf Kepresidenan Republik Indonesia.

“Acara ini diadakan sebagai wadah untuk bertukar pikiran dan berbagi inspirasi kepada mahasiswa mengenai cara positif berkontribusi kepada masyarakat,” kata Deputi III Bidang Kajian dan Pengelolaan Isu-isu Ekonomi Strategis, Kantor Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Denni Puspa Purbasari, dalam keterangan resmi, Kamis, 12 September 2019.

Baca juga : Ini Cara Mahasiswa Undip Belajar Migas

Mahasiswa KKN Undip Bantu UKM daftarkan P-IRT

Menurut Denni, acara Impact Talks! seri kelima ini diadakan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Diponegoro pada Jum’at 13 September 2019 diikuti oleh lebih dari 250 mahasiswa dan masyarakat umum.

TercatatImpact Talks sebelumnya telah diselenggarakan di Unika Atma Jaya Jakarta, Universitas Paramadina, Universitas Prasetya Mulya, Universitas Negeri Jakarta, dan akan berlanjut di beberapa universitas lainnya.

Ia menjelaskan berbicara tentang generasi muda, maka ada sebuah kalimat yang cukup melekat masa depan suatu bangsa ada di tangan pemudanya. Pemuda pada rentang usia 16 hingga 30 tahun termasuk kategori usia produktif.

“Di usia tersebut, mereka dalam melakukan dan mencoba banyak hal termasuk memberikan kontribusi untuk kemajuan bangsa Indonesia,” kata Denni menambahkan.

Menurut dia pemimpin harus comfortable being uncomfortable karena ketidaktahuan akan hal-hal yang dia sendiri tak mengerti. Struktur organisasi pun lebih pada networks daripada hirarki. Pemimpin juga harus curious, agile, dan adaptif. Banyak mendengar dan berkomunikasi dengan tim, karena banyak hal yang dia tidak tahu.

Perempuan yang meraih gelar doktor dari University of Colorado Boulder itu meyebuttkan  kunci utama kepemimpinan adalah mampu mengenali dan memahami diri sendiri

 “Kenali bakatmu, katakan impianmu, dan bekerjalah untuk mewujudkan impianmu”, ujar Denni menjelaskan.

Namun yang penting menurut Denni, bagaimana mengubah bakat menjadi kekuatan. Bakat harus dipupuk secara konsisten sehingga bisa memberikan dampak positif, sebaliknya bakat dapat menjadi sebuah kelemahan jika tidak dikembangkan dengan baik.

Acara itu akan dilanjutkan dengan Talkshow yang menghadirkan narasumber dari Kantor Staf Presiden dengan latar belakang yang berbeda-beda yaitu Fandi Achmad, penerima penghargaan McKinsey & Co. Young Leader for Indonesia dan Alumni University of Michigan, Amerika Serikat; Aditya Mandarizky, sebagai profesional bidang Banking & Finance dan Alumni University of Edinburgh, Inggris; dan, Dyah Pritadrajati, penerima beasiswa Jardine Foundation-Cambridge Trust dan Alumni University of Cambridge, Inggris.

Talkshow Impact Talks! juga menghadirkan Anindya Putri, yang merupakan Alumni Universitas Diponegoro dan University of Glouchestershire, Inggirs dan Puteri Indonesia 2015 yang mengantarkan Indonesia menjadi Top 15 Miss Universe 2015. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here