BERBAGI

Perjalanan darat dari Jakarta menuju Jambi akan melewati jalur dagang tradisional yang memiliki banyak cerita yang layak diulas oleh jurnalis.

Serat.id – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta bekerjasama dengan Toyota Astra Motor, menyelenggarakan touring jelajah kota bertuah Jambi, 10-20 November 2019. Touring yang dikemas dalam Jurnalis Jelajah Batanghari itu untuk mengikuti acara tahunan Festival Media AJI sekaligus menguji perjalanan darat para jurnalis.

“AJI Jakarta melakukan touring ini dengan membawa 10 jurnalis dari kota Jakarta yang bekerja di media-media nasional,” kata Ketua AJI Jakarta, Asnil Bambani, Rabu 13 November 2019.

Baca juga : Sensasi Ngopi di Lereng Gunung Kelir

Menengok Tradisi Sampar Banyu di Kampung Kolang-kaling

Fenomena Embun Beku di Dataran Tinggi Dieng

Ia menjelaskan dalam pelaksanaannya, AJI Jakarta membuat catatan perjalanan jurnalis saat melakukan perjalanan ke Jambi dan akan mengemasnya menjadi sebuah karya berupa tulisan, foto, dan video yang menarik untuk disaksikan oleh masyarakat.

“Kami akan memposting kegiatan-kegiatan selama melakukan jelajah Jambi di media sosial instagram, twitter, dan youtube milik AJI Jakarta. Mendokumentasikan kegiatan-kegiatan jelajah Jambi menjadi sebuah catatan perjalanan jurnalis dalam bentuk foto, video, dan tulisan,” ujar Asnil menambahkan.

Menurut Asnil, perjalanan darat dari Jakarta menuju Jambi akan melewati jalur dagang tradisional yang memiliki banyak cerita yang layak diulas oleh jurnalis. Peserta Jurnalis Jelajah Batanghari akan mencoba menelusurinya bersama jurnalis dari Jakarta, Semarang dan dari Yogyakarta.

Festival Media merupakan ajang berkumpulnyaanggota AJI seluruh wilayah Indonesia yang dikemas dengan berbagai acara yang bersifat edukatif. Acara ini akan dihadiri oleh 38 AJI kota dan banyak media partner.

Tahun ini, festival media yang mengusung tema “Literasi di Era Disrupsi” akan diadakan di Kawasan Percandian Muarajambi yang terletak di kota Jambi. Kawasan ini dibangun pada masa Kerajaan Melayu Kuno sekitar abad VII hingga XIV Masehi pada masa Hindu dan merupakan kawasan candi terluas di Asia Tenggara.

Dalam acara Festival Media, AJI Jakarta akan membuka stand dengan tema “Tidak Ada Berita Seharga Nyawa; Lengkapi Liputan Dengan Alat Pelindung Diri”. Di stand AJI Jakarta akan memutar film kasus kekerasan terhadap jurnalis serta literasi media bagi masyarakat maupun kalangan pelajar dan mahasiswa yang hadir.

“Secara umum Festival Media ini Akan membahas pemeliharaan cagar budaya di era big data dan bahaya hoax,” kata Asnil mejelaskan.

Dalam ekspedisi perjalanan ini, AJI juga bekerjasama dengan XL Axiata, Koji Com, dan AJI kota Semarang. Selain itu AJI Jakarta juga menggandeng sejumlah media partner yang meliputi Suara.com, Tirto.id, Serat.id, dan KabarMakassar.com. (*)

  • telah disunting karena ada sekidit salah sebut

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here