BERBAGI
Indonesia Women’s Forum (IWF) 2019 / Ist

Keberagaman bukan sekadar kata yang tren, melainkan sebuah kenyataan di dunia yang telah ada dan harus dihadapi.

Serat.id – Indonesia Women’s Forum (IWF) 2019 mengusung tema peran inklusi wanita di tengah keberagaman. Forum itu sebagai ajang pertemuan berjejaring wanita kelas menengah yang berkarier, berwirausaha, maupun home-maker terbesar di Indonesia.

“Indonesian Women’s Forum 2019 (IWF): Bringing the Best of Indonesian Women dan Indonesia Young Creator’s Lab (IYCL) 2019: Speak Loudly, Act Boldly, kali ini mengedepankan tema bahasan Inklusi, “ kata Public Relations, Indonesia Women’s Forum (IWF) 2019, Zaki Zulkarnain, dalam keterangan resmi, Rabu 20 November 2019.

Baca juga : Perempuan diajak Bisnis Dengan Bahan Ramah Lingkungan

Hasil FGD Pattiro : Anggaran Pemberdayaan Perempuan di Kota Semarang Minim

Indonesia-Iran Berbagi Pengalaman Pemberdayaan Ekonomi PerempuanIndonesia-Iran Berbai Pengalaman Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

Menurut  Zaki keberagaman bukan sekadar kata yang tren, melainkan sebuah kenyataan di dunia yang telah ada dan harus dihadapi. Seperti warna yang tidak hanya hitam dan putih, segala sesuatu di dunia ini memiliki banyak rupa, bentuk, dan warna. Tak terkecuali Indonesia yang bineka sangat membutuhkan perilaku inklusi dari tiap orang.

“Dan wanita perannya dapat menjadi the change maker atau agen perubahan. Menanamkan sikap inklusi sejak dini, dalam keluarga sebagai pola asuh dan pendidikan di sekolah merupakan langkah yang efektif,” kata Zaki menjelaskan.

Zaki menyebutkan kegiatan itu dibagi dalam  kelas-kelas workshop dan festival produk lokal, untuk kedua kalinya. Berlangsung selama dua hari, 21 dan 22 November 2019 di Gandaria City Hall.

Tahun lalu IWF pertama berlangsung selama dua hari dan sukses dihadiri oleh 2 ribu lebih wanita, dengan tiga wanita menteri di Kabinet Kerja menjadi keynote speaker, yakni Sri Mulyani, Retno Marsudi, dan Puan Maharani.

Sedangkan kali ini Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa, menjadi pembuka dari berbagai acara dengan lebih dari 50 wanita pembicara. Adapun tahun 2019 ini, yang akan menjadi keynote speaker, Ida Fauziyah, Menteri Ketenagakerjaan RI.

Pembicara yang akan tampil di IWF 2019, di antaranya Lili Pintauli Siregar, Wakil Ketua KPK terpilih 2019-2023, Yenny Wahid, Direktur Wahid Foundation, Ernest Prakasa, Komika Ari Satria, Direktur Pengembangan Produk Ekspor Kementerian Perdagangan RI

“Dan 50 lebih pembicara lainnya serta beberapa kolaborator,”katanya.

Ruben Hattari, Kepala Kebijakan Publik untuk Facebook di Indonesia, merespon positif tentang penyelenggaraan IWF 2019. “Kami percaya bahwa saat perempuan berhasil, kita semua menang. “#SheMeansBusiness adalah sebuah inisiatif yang digagas oleh Facebook untuk menginspirasi, mendukung, melatih, dan merayakan para wanita wirausaha di seluruh dunia, termasuk di Indonesia,” kata Ruben.

Menurut dia, kerja sama yang dibangun antara dapat memberikan pengetahuan, jaringan, keterampilan, serta teknologi yang dibutuhkan oleh para wanita wirausaha untuk memulai dan mengembangkan bisnis mereka. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here