BERBAGI
Edisi Khusus Peringatan Hari HAM 2019

Serat.id- Jaringan Masyarakat Sipil Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) Jawa Tengah gelar serangkaian acara. Kegiatan itu dilangsungkan untuk memperingati 16 Hari Antikekerasan terhadap Perempuan, Hari AIDS, Hari Antikorupsi, dan Hari HAM Internasional. Puncak kegiatan tersebut akan dilangsungkan pada 10 Desember mendatang dengan menggelar aksi bersama.

Koordinator Acara Aziz mengungkapkan, jaringan tersebut terdiri dari beberapa organisasi, komunitas, serta kelompok masyarakat yang sebagian besar berbasis di Kota Semarang. “Sejak beberapa tahun lalu, kami yang sebagian adalah mahasiswa, pelajar, aktivis, serta seniman selalu menggelar kegiatan yang puncaknya adalah memperingati Hari HAM Internasional,” ujarnya.

Pada tahun ini, pihaknya mengusung Darurat Demokrasi, Lawan Keserakahan Oligarki sebagai tema. Hal itu berdasar pembahasan bersama menyangkut kondisi Indonesia terutama menyangkut kinerja Pemerintah dan DPR. Tema tersebut sebenarnya telah mengemuka pada beberapa waktu lalu saat muncul beberapa regulasi dan rancangan regulasi yang memang harus ditolak karena jauh dari cita-cita reformasi, terutama dari aspek perlindungan lingkungan dan HAM.

Beberapa diantaranya yakni RUU Pertanahan, RUU KUHP, RUU Minerba, UU KPK, UU Sumber Daya Air, serta UU Sistem Budidaya Pertanian. Selain itu, ada undang-undang yang seharusnya dibentuk malah diabaikan, seperti RUU Penghapusan Kekerasan Seksual dan RUU Masyarakat Adat.

Serangkaian acara tersebut telah dimulai Senin (11/11) lalu dengan diskusi tentang Persekongkolan Militer dan Oligarki yang digelar Pembebasan dan Sebumi. Setelah itu ada diskusi Hak atas Pendidikan yang diadakan BEM FIP Unnes. Sementara Jumat (15/11), BEM tersebut juga menggelar pameran lukisan yang disusul Panggung Seni Pendidikan dan Bazaar Buku. Selain itu, masih ada beberapa agenda lain yang akan digelar hingga Desember mendatang. (*)

Diskusi “Kongkalikong Militer-Oligarki” yang digelar oleh Pembebasan dan Sebumi di Joglo Dewan Kesenian Semarang (Dekase) pada 11 November 2019

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here