BERBAGI
Akses jalan desa Pendosawalan, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, yang ditutup PT Kanindo Makmur Jaya, Dok/LBH Semarang

“Kedatangan warga bersama DLH adalah untuk melakukan pengecekan secara langsung perihal akses jalan yang diputus oleh Pabrik sehingga memutus akses jalan dan merusak sistem irigasi pertanian warga,”

Serat.id – Warga Desa Pendosawalan, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara minta agar PT Kanindo Makmur Jaya mengembalikan jalan desanya yang sebelumnya ditutup oleh perusahaan tersebut. Permintaan itu dilakukan warga saat warga didampingi LBH Semarang bersama Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Jepara mendatangi PT Kanindo Makmur Jaya.

“Kedatangan warga bersama DLH adalah untuk melakukan pengecekan secara langsung perihal akses jalan yang diputus oleh Pabrik sehingga memutus akses jalan dan merusak sistem irigasi pertanian warga,” kata juru bicara warga Warga Desa Pendosawalan, Syahroni, dalam keterangan resmi yang dikirim ke serat.id, Selasa, 3 Desember  2019.

Baca juga : Warga Kembali Laporkan Pencemaran PT RUM

Pencemaran PT RUM, Pemkab Sukoharjo dinilai Tak Serius Terapkan Sanksi

Warga Winong Tagih Penyelesaian Limbah Udara PT S2P

Menurut Syahroni, akses jalan yang diputus merupakan aset desa yang digunakan oleh warga sejak zaman Belanda. Jalan itu biasa digunakan ratusan pelajar untuk ke sekolah dan ribuan warga untuk keluar masuk desa.  Selain melakukan pelaporan ke DLH, Warga juga meminta akses informasi berupa surat perpanjangan sewa jalan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kabupaten Jepara.

“Sebelumnya jalan itu disewa negara, namun kini malah ditutup,” kata Syahroni menjelakan.

Pendamping warga dari LBH Semarang, Cornell menilai pemutusan jalan yang dilakukan oleh PT Kanindo Makmur Jaya merupakan pelanggaran terhadap Undang-Undang nomor38 Tahun 2004 tentang Jalan.

“Penutupan jalan jika mengacu pasal 12 ayat 1, diancam pidana 18 bulan penjara dan denda sebanyak Rp1,5 Miliar,” kata Cornell.

 Ia menjelakan akses jalan tersebut sangat penting bagi kehidupan masyarakat sehingga seharusnya PT. Kanindo Makmur Jaya mengembalikan akses jalan tersebut. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here