BERBAGI
SPKLU yang berada di PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan di Jalan Pemuda Kota Semarang, Kamis (16/1/2020). Foto: ody

SPKLU itu  satu-satunya di wilayah Provinsi Jateng dan DIY

Serat.id -Untuk pertama kalinya Kota Semarang dilengkapi dengan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Keberadaan Pengisian ini ditempatkan di PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan di Jalan Pemuda Kota Semarang itu  satu-satunya di wilayah Provinsi Jateng dan DIY.

“Dan merupakan kelima di Kota Besar di Indonesia setelah Jakarta, Surabaya, Banten, Bali dan Bandung,” kata General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jateng dan  DIY, Feby Joko Priharto, saat peresmian SPKLU, Kamis, 16 Januari 2020.

Baca juga : Sejumlah Daerah di Jateng Terdampak Pemadaman Listrik

Penambahan Pembangkit Listrik di Jateng Menuai Protes

Daerah Ini Manfaatkan Potensi Energi Terbarukan dari Pembangkit Air

PT PLN berencana menambah di lima kota besar di Jawa Tengah pengisian kendaraan listrik, sebagai bagian program mengajak masyarakat memanfaatkan listrik untuk kebutuhan sehari-hari. Sehingga, meningkatkan produktivitas kegiatan masyarakat supaya berkehidupan semakin baik dan sejahtera.

“Sebab, listrik ini merupakan energi lebih efisien dibanding energi-energi fosil lainnya. Tentu pada giliran ekonomi semakin sejahtera dan tumbuh meningkat,” kata Feby menambahkan.

Ia menjelaskan keberadaan kendaraan listrik di masa depan memang tidak bisa dinafikan, kemajuan tehknologi listrik menjadi kebutuhan masyarakat itu sudah menjadi keniscayaan. Dengan mengusung tema “Electrical Lifestyle” PLN berharap masyarakat mulai dari memasak hingga berkendara menggunakan listrik.

“Dalam hal ini kami siap untuk mulai dari ketersedian energi dan infrastruktur. Kami juga menjaga keandalan listrik dan kualitas semakin baik,” kata Feby menjelaskan.

Feby menjelaskan keberadaan SPKLU menggunakan mekanisme  layanan multiguna prioritas. Tarif yang ditetapkan sekitar 1600 per kWh. SPKLU  itu mengunakan uang eletronik. “Sehingga ke depan kami akan melakukan kerjasama dengan bank-bank yang menyediakan pelayanan pembelian menggunakan kartu,” katanya.

Plh Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu menyambut positif hadirnya SPKLU itu. Ia mengaku Kota Semarang siap mempromosikan kendaraan listrik ke masyarakat. Apa lagi menurut Hevearita, saat ini sudah ada kendaraan listrik di Kawasan Kota Lama Semarang.

“Ada tiga unit kendaraan listrik yang stanby melalui kerja sama dengan Gojek. Semoga PLN juga memberikan dan bisa melakukan kerjasama,” kata Hevearita atau akrab disapa Ita. (*) ODY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here