BERBAGI
Ilustrasi, pixabay.com

Masih ada warga yang menolak jenazah pasien positif Covid-19, di antaranya terjadi Purwokerto karena khawatir penularan.

Serat.id – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo minta warga tak menolak jenazah pasien positif Covid-19. Permintaan Ganjar itu terkait masih ada warga yang menolak jenazah pasien positif Covid-19, di antaranya terjadi Purwokerto karena khawatir penularan.

“Soal penolakan pemakaman pasien positif corona (Covid-19) saya harap itu yang terakhir karena kasian keluarganya. Bisa melukai perasaan keluarga yang dirundung musibah,”  kata Ganjar Pranowo, Rabu 1 April 2020.

Baca juga : Jateng Prioritaskan Uji Tes Covid-19 Untuk ODP

Hewan Peliharaan Tak menularkan Covid-19, Ini Penjelasannya

Pasien Covid-19 di Jateng Terus Meningkat, Ini Imbauan Gubernur Ganjar

Ganjar menepis kekhawatiran virus corona yang bisa menular dari jenazah yang sudah dimakamkan. Ia menyebut pakar kesehatan yang telah ia hubungi menyimpulkan jika pasien sudah meninggal dan sudah melakukan prosedur pemakaman tidak menimbulkan penularan.

“Kalau pasien positif corona yang sudah meninggal dan sudah dimakamkan sesuai dengan SOP tidak akan menular virusnya,” kata Ganjar menjelaskan.

Menurut dia, jia sudah dilakukan sesuai prosedur, jenazah sudah dibungkus dan dikubur,  maka virusnya sudah mati. Ia menganjurkan yang paling penting jangan ikut melayat. Ganjar berharap masyarakat tidak melakukan penolakan. Jangan sampai masyarakat sekitar menambah duka orang yang sedang duka, saat  keluarga sudah kehilangan orang yang telah dicintai.

“Keluarga mereka telah terpukul, mereka telah kehilangan orang tercinta, tidak boleh mendekat, tidak boleh melihat wajahnya. Pasti mereka sudah sangat menderita, ” katanya (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here