BERBAGI
Ilustrasi, pixabay.com

“Pada hari Sabtu, 4 April 2020 Mira dijemput dari Kontrakan oleh  dua orang pelaku dan dibawa ke daerah Cilincing,”

Serat.id –  Seorang transgender perempuan bernama Mira, 42 tahun dibunuh secara keji dengan cara dibakar hidup-hidup oleh sekelompok orang di daerah Cilincing Jakarta Utara. Mira dituduh mencuri handphone dan dompet milik seorang supir truck sehari sebelum kejadian naas menimpanya.

“Pada hari Sabtu, 4 April 2020 Mira dijemput dari Kontrakan oleh  dua orang pelaku dan dibawa ke daerah Cilincing,” kata Gabriel Eel, dari  Organisasi Perubahan Sosial Indonesia (OPSI), yang selama ini ativ mengadvokasi kelompok Transgeneder, Selasa 7 April 2020.

Baca juga : Ini Kata Rumah Pelangi Indonesia Soal Pemecatan Polisi Gay

Pegiat Hukum Sebut Pemecatan Polisi Gay Langgar HAM

Sulitnya Mencari Penghidupan Bagi Mereka

Gabriel menyebut Mira lantas dianiaya oleh tujuh orang preman yang dikenal sebagai Bajing Loncat (BAJILO), hingga akhirnya dibakar saat masih bernyawa.

“Warga yang menolong Mira mengantarkannya ke RS Koja untuk mendapatkan perawatan. Setelah semalam mendapatkan perawatan, Mira menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu, 5 April 2020 pukul 12.00 WIB,” kata Gabriel menjelasan.

Kejadian pembunuhan Mira itu menjadi alasan Jaringan Masyarakat Sipil Semarang mengecam perbuatan pelaku dan menuntut pelaku untuk diadili melalui jalur hukum. “Kami juga mengecam seluruh tindakan diskriminasi, kekerasan, dan intimidasi yang ditujukan kepada kelompok minoritas seksual dan gender,” kata Gabriel menambahkan.

Ia juga  minta aparat kepolisian segera menangkap seluruh pelaku dan mengadili sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here