BERBAGI
Ilustrasi, Pixabay.com

Jangan sampai tumpang tindih hingga ada yang kelewatan

Serat.id – Komisi kesejahterana rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah mengingatkan agar pemerintah terus melakukan validasi data penerima Jaring Pengaman Sosial (JPS) bagi masyarakat terdampak wabah corona atau Covid-19. Masyarakat terdampak di antaranya mereka yang kehilangan pendapatan karena aktivitas berhenti.

“Harus dilakukan perencanaan dan pendataan yang lebih detail lagi. Jangan sampai tumpang tindih dan jangan sampai ada yang kelewatan,” kata Ketua komisi kesejahterana rakyat, DPRD Jateng, Abdul Hamid, Kamis 16 April 2020.

Baca juga : AJI Semarang : Bantuan Kebutuhan Dapur ke Wartawan Tidak Tepat

Jurnalis Tak Tepat dimasukan Penerima JPS, Ini Penjelasan AJI IndonesiaKota

Tegal Berlakukan Lockdown, Ini Keluhan Pedagang Kecil

Hamid menyebut masyarakat terdampak di antaranya sektor jasa, perdagangan, transportasi, para guru ngaji, buruh harian, hingga pekerja seni dan hiburan. Ia  minta agar kepastian anggaran yang ada selain untuk kebutuhan penanganan kedaruratan Covid-19, juga harus diperuntukkan untuk jaring pengaman kepada masyarakat terdampak .

“Serta kebutuhan lainnya yang benar benar diperlukan pada kondisi saat ini,”kata Hamid menambahkan.

Lembaga wakil rakyat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan terus berkomunikasi,  termasuk membahas pola penganggaran agar dana yang dikeluarkan tepat sasaran dan tepat guna. Sejauh ini para wakil rakyat mendapat penugasan khusus untuk melakukan monitoring penanganan dan pencegahan Covid-19 di daerah pemilihan masing-masing.

Salah satu rekomendasi dari hasil monitoring adalah, kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam upaya menanggulangi bencana nasional Covid-19 harus dilakukan secara terorganisir dengan baik.

“Pemerintah di semua tingkatan, serta elemen lain yang bahu membahu melakukan gerakan langkah pencegahan, bantuan kemanusiaan. Sehingga tidak ada kesan berjalan sendiri sendiri dan diluar kontrol,” kata Hamid menjelaskan.

Langkah itu perlu dilakukan kaeena semua belum tahu sampai kapan virus corona ini akan berakhir. Ia berharap pola saling bahu membahu memutus rantai  virus ini agar tidak semakin berkembang dan melumpuhkan seluruh aktivitas publik. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here