BERBAGI
Ilustrasi, pixabay.com

Sedangkan tujuh tenaga medis di Kota Salatiga menjadi orang dalam pengawsaan (ODP) karena dibohongi saat memeriksa pasien tersebut.

Serat.id – Satu pasien positif Corona di Kota Salatiga yang menularkan tujuh tenaga medis ternyata punya riwayat perjalanan ke Italia. Sedangkan tujuh tenaga medis di Kota Salatiga menjadi orang dalam pengawsaan (ODP) karena dibohongi saat memeriksa pasien tersebut.

“Saat ditanya oleh perawat, pasien tersebut tidak jujur soal riwayat perjalanan ke Italia,” kata Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, belum lama ini.

Baca juga : Puluhan Tenaga Medis RSUP Kariadi Positif Covid-19

Lagi, Seorang Perawat di RSUP Kariadi Positiv Covid-19 Meninggal

Yulianto membenarkan jika terdapat tujuh tenaga medis yang saat ini berstatus ODP, mereka diketahui pernah melakukan kontak dengan orang tanpa gejala (OTG) positif corona saat di Rumah Sakit Paru Ario Wirawan (RSPAW) Salatiga.

Sampai saat ini, tujuh petugas medis sedang karantina di Rumah Dinas Sekretaris Daerah setempat. Menurut Yulianto, isolasi satu tempat lebih memudahkan untuk pemantauan. “Saat ini mereka petugas medis yang menjadi ODP sudah dikarantina di satu tempat agar memudahkan pengawasan,” kata Yulianto menambahkan.

Tujuh petugas medis tersebut akan melakukan karantina selama 14 hari. Mereka tetap melakukan sesuai dengan protokol kesehatan selama masa inkubasi untuk tetap di rumah karantina.

Berdasarkan data monitoring penyebaran Virus Corona di Kota Salatiga, terdapat 82 orang tanpa gejala (OTG), 17 orang dalam pemantauan (ODP),  dua orang pasien dalam pengawasan (PDP) dan  tiga orang positif Corona.

Terkait dengan kondisi tersebut Yuliyanto minta warga Salatiga tetap menjaga diri setidaknya memakai masker jika keluar rumah. Bahkan ia mengancam akan menghentikan dan memakaikan masker secara langsung kepada warga jika tetap bandel.

“Kalau masih ada yang bandel ya saya sendiri yang akan memakaikan masker kepada warga saya. Untuk itu warga harus sadar ya, ini demi memutus mata rantai Virus Corona,” katanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here