BERBAGI
Ilustrasi, pixabay.com

“Mengajak Umat Islam di Jateng agar berperan aktif  mematuhi protokol kesehatan sebagai ihtiar untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di daerah masing-masing,”

Serat.id – Majelis Ulama Indonesia  Jawa Tengah menyatakan agar sholat tarawih pada bulan Ramadhan 1441 hijriah atau tahun ini dilakukan di rumah masing-masing. Sikap lembaga itu mempertimbangkan masa darurat wabah Corona atau Covid-19 yang saat ini masih terjadi dan mengancam jiwa masyarakat luas.

“MUI Jateng mengajak Umat Islam di Jateng agar berperan aktif  mematuhi protokol kesehatan sebagai ihtiar untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 di daerah masing-masing,”kata Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng KH Achmad Darodji, dalam keterangan resmi, yang diterima serat.id Rabu, 22  April 2020.

Baca juga : Ini Cara Dompet Dhuafa Sambut Ramadhan 1440 H

Sidak Ramadan, Mendag Minta Pedagang Turunkan Harga Telur dan Ayam

Ini Dia, Kampung Kolang-kaling di Semarang

Daroji yang sebelumnya menggelar rapat di komplek Masjid Baiturrahman Simpanglima Kota Semarang, Selasa kemarin, mengatakan agar pelaksanaan ibadah di bulan Ramadhan seperti shalat Jumat, shalat jamah rawatib, shalat tarawih, serta kegiatan ibadah dan kegiatan keagamaan yang lain hendaknya dilakukan di rumah masing-masing bersama keluarga inti.

“Tidak dilaksanakan di masjid, di mushola atau tempat umum yang lain,”  kata Darodji menambahkan.

Ia juga minta agar masjid besar di antaranya di Kota Semarang yang meliputi Masjid Agung Semarang Kauman, Masjid Agung Jawa Tengah Gayamsari dan Masjid Baiturrahman Simpang Lima, serta masjid-masjid agung kabupaten dan kota se Jawa Tengah hendaknya dapat menjadi contoh pelaksanaan dan pengaturan ibadah dalam situasi darurat Covid -19.

Tak hanya mengingatkan agar melaksanakan sholat di rumah, MUI Jateng juga minta lembaga amal seperti  Baznas, LAZ, UPZ dan lembag lainnya meningkatkan perannya dalam menghimpun dan mentasharufkan harta zakat baik mal dan fitrah.

“MUI Jateng mengajak umat Islam meningkatkan solidaritas dan saling membantu antar sesama, khususnya antar tetangga di suatu kawasan,” katanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here