BERBAGI

Serat.id – Aliansi Jurnalis Independen dengan dukungan UNICEF kembali memberi Penghargaan Liputan Terbaik Isu Anak 2020 untuk kategori cetak, online, televisi, radio dan foto. Selain memberikan penghargaan pada satu jurnalis sebagai pemenang utama untuk setiap kategori, juga ada penghargaan special mention dengan isu khusus imunisasi.

Ini Para Peraih Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik Tentang Anak 2020

“Penghargaan ini diselenggarakan sebagai bagian dari perayaan Pekan Imunisasi Dunia yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan,” kata kata Ketua Bidang Gender, Anak, Kelompok Marjinal AJI Indonesia, Endah Lismatini, Rabu 29 April

Endah mengatakan sejumlah jurnalis mendapat penghargaan itu meliputi Pemenang Kategori Cetak Online, yang diraih Erik Tanjung dari Suara.com dengan judul karya “Terancam Hukuman Mati, Kejanggalan Peradilan Bagi Mispo Si Anak Papua. Selain itu Pemenang Spesial Mention kategori Cetak/ Online diraih oleh Alexander dari Rakyat Merdeka Online Bengkulu/ RMOLbengkulu.com dengan judul karya “Bidan Penakluk Kerinci Seblat”.

“Pemenang Kategori Radio Tim KBR, judul karya “Hidup Usai Teror Episode 1-8” serta Pemenang Spesial Mention Kategori Radio Eko Susanto I Radio FM dengan judul karya “Imunisasi Measles Rubelle, Upaya Melindungi Generasi Bangsa” kata Endah menambahkan.

Baca Juga:
“Berani Gundul” Gerakan Melawan Kanker Pada Anak
Cerita Dari Markas Pejuang Melawan Kanker
Wabah Covid-19, Bawaslu Jateng : Jangan Manfaatkan Untuk Kampanye

Sedangkan pemenang kategori televisi diraih Miftah Faridl dan Priyuda Anangga D dari CNN Indonesia TV dengan judul karya “Anakku Tidak akan Jadi Teroris” Selain itu pemenang spesial mention kategori radio diraih Muhammad Sridipo, Defry Novaldy dan Wahyu Santiko dari Jawapos TV dengan judul karya “Ironi Kontroversi Imunisasi”.

Tak hanya itu Pemenang Kategori Foto dan Pemenang Special Mention Kategori Foto, masing-masing diraih Ignas Kunda dari Media Indonesia dengan judul karya “Perjuangan Warga Kampung Wololuba Demi Air Keruh” dan Chaideer Mahyuddin dari Agence France-Presse/AFP dengan judul karya “Vaksin Sehat”

Enadah menybut AJI dan UNICEF bekerjasama cukup lama untuk mendorong peningkatan perhatian media tentang isu anak serta meningkatkan kapasitas jurnalis di Indonesia mengenai topik-topik penting itu.

Kolaborasi tahun ini juga melahirkan buku saku pedoman pemberitaan tentang anak yang diharapan dapat menjadi panduan pekerja media saat melakukan peliputan mengenai anak. Panduan bisa diakses di https://aji.or.id/read/buku/65/pedoman-peliputan-dan-pemberitaan-anak.html. Serta buku kumpulan karya jurnalistik terbaik tentang anak 2020.

Perwakilan UNICEF Indonesia, Debora Comini, mengatakan media adalah partner yang penting karena memiliki kekuatan untuk mengangkat berbagai topik ke ruang publik, memicu percakapan penting dan memengaruhi perubahan positif, termasuk dalam isu imunisasi sebagai intervensi kesehatan yang terbukti efektif untuk mencegah penyakit menular.

“Imunisasi adalah hak anak dan media punya peran penting untuk memberikan informasi pada publik tentang manfaat imunisasi,” kata Debora dalam sambutannya.

Ia menjelaskan saat pandemik Covid-19 ini, layanan imunisasi juga tertunda. Akibatnya banyak anak yang tidak mendapatkan vaksinasi. Debora menambahkan, jurnalis mempunyai peran penting untuk terus mengkampanyekan agar layananan imunisasi tetap terus berjalan terutama bagi keluarga rentan.

“Dukungan media dan jurnalis ini penting untuk menyelamatkan nyawa anak-anak,” ujar Debora menjelaskan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here