BERBAGI

Serat.id – Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan (Kementerian Kesehatan), drg. R. Vensya Sitohang. M.Epid mengatakan media memiliki peran besar melalui pemberitaannya, selain partisipasi aktif publik, dalam soal imunisasi. Untuk media, kampanye terpentingnya adalah dengan mengedukasi publik agar membawa anak-anak ke puskesmas, posyandu atau rumah sakit untuk imunisasi.

Ilustrasi imunisasi. (pixabay)

“Karena imunisasi adalah hak anak dan menjadi kewajiban orang tua,” ujar Vensya dalam sambutan penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik Tentang Anak 2020, Rabu 29 April 2020 sinag tadi.

Tercatat sebelum menyelenggarakan penghargaan ini, AJI-UNICEF dan Kementerian Kesehatan menyelenggarakan workshop meliput isu anak, khususnya soal imunisasi.Workshop diikuti oleh 40 jurnalis, yang terdiri 16 perempuan dan 24 pria. Para peserta berasal dari 23 provinsi, termasuk yang wilayahnya memiliki cakupan imunisasi rendah, yaitu Aceh, Nusa Tenggara Barat, Riau dan Jawa Barat.

Baca Juga:
Ini Para Peraih Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik Tentang Anak 2020
Terlibat memihak, Sejumlah ASN di Sukoharjo dikenai Sanksi
Wabah Covid-19, Bawaslu Jateng : Jangan Manfaatkan Untuk Kampanye

Ketua AJI Indonesia, Abdul Manan mengatakan, kerja sama itu bentuk komitmen AJI untuk terus meningkatkan pengetahuan jurnalis pada isu-isu spesifik, termasuk isu anak. Ia mengatakan, situasi yang terus berubah dan menyebabkan tantangan yang dihadapi juga tak sama. “Sehingga perlu pembelajaran terus menerus bagi jurnalis agar bisa memahami kompleksitas isu anak, khususnya soal imunisasi” kata Manan.

Menurut Manan AJI menyadari bahwa tema soal anak dan kesehatan bukan topik yang cukup popular. Padahal isu ini penting dan mempengaruhi hajat hidup orang banyak karena sebagai tantangan bagi jurnalis membuat hal penting ini menjadi menarik. “Dan penghargaan untuk jurnalis adalah salah satu upaya untuk mendorong media peduli terhadap isu anak, khususnya soal imunisasi,” kata Manan menjelaskan.

Tercatat Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik tentang Anak 2020 AJI menerima total 413 karya untuk empat kategori lomba yaitu online/cetak, radio, televisi dan foto. Para dewan juri yang terdiri atas professional praktisi, pemerhati isu anak dan UNICEF memutuskan pemenang penghargaan itu. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here