BERBAGI
Ilustrasi, pixabay.com

Belum memikirkan opsi memberi makan hewan pemakan daging atau jenis karnivora dengan hewan herbivora seperti rusa.

Serat.id – Persediaan makanan untuk satwa di Kebun Binatang Mangkang Kota Semarang masih bisa untuk dua hingga tiga bulan. Menejemen Kebun Binatang itu belum memikirkan opsi memberi makan hewan pemakan daging atau jenis karnivora dengan hewan herbivora seperti rusa.

“Tidak ada rencana seperti itu. Belum ada pembicaraan memberi makan harimau, buaya dan hewan karnivora lain dengan rusa atau hewan lain,” ujar Direktur Kebun Binanatang Mangkang, Syamsul Bahri Siregar, Selasa, 5 Mei 2020.

Baca juga : Nama Cantik Bayi Harimau Penghuni Baru Semarang Zoo

Masalah Baru Kelahiran Generasi Raja Hutan

Kelahiran Menjelang Hari Peringatan

Syamsul menyebutkan hingga saat ini seluruh satwa di kebun binatang yang ia kelola masih diberi makan sesuai dengan porsinya. Apalagi bantuan pakan hewan terus berdatangan dari berbagai pihak.

“Sudah ada bantuan dari Perhimpunan Kebun Binatang Se-Indonesia (PKBSI) dan dari pecinta hewan. Dari PKBSI sendiri menyumbang 300 kg daging ayam, 10 ton rumput, 10 sak pelet,” kata Syamsul menambahkan.

Ia memastikan dengan persediaan yang ada, kebun binatang yang ia kelola masih mampu memberi makan koleksi 286 ekor hewan berbagai spesies masih bisa bertahan hingga tiga bulan ke depan. Tercatat di kebun binatang Mangkang Kotta Semarang punya koleksi 12 harimau, 36 buaya, 2 singa, dan  burung pemakan daging.  Sedangkan kebutuhan pakan mencapai 1,2 ton daging ayam perbulan.

“Daging sapi satu hari 5 sampai 6 kilogram dan rumput 30 ton sebulan, kami masih bisa bertahan dua hingga tiga bulan dengan persediaan yang ada,” kata Syamsul menjelaskan.

Untuk meminimalisir pengeluaran, Bonbin Semarang juga menerima bantuan berupa daging atau rumput yang akan digunakan untuk memberi makan 386 ekor hewan disana. Syamsul membuka donasi kepada publik yang ingin memberikan bahan pakan hewan koleksi Bonbin yang ia kelola.

“Kalau ada yang mau donasi silahkan. Kami bisa terima rumput atau daging,” katanya.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengaku telah bertemu dengan pimpinan kebun binatang yang isinya dalam pertemuan itu meminta izin menggunakan dana cadangan memberi makan hewan koleksi saat penurunan pengunjung terkait kebijakan antisipasi penyebaran Covid-19.

“Semarang Zoo ada pendapatan dari pengunjung yang masuk, sekarang ditutup jadi tidak ada pendapatan yang masuk. Saya sudah bertemu dengan pimpinannya kemarin dan mereka minta izin untuk menggunakan dana cadangan,”kata Hendrar Prihadi.

Hendrar minta kepada pimpinan Bobin Semarang menggandeng beberapa pihak seperti perusahaan untuk memenuhi kebutuhan pangan hewan.  “Bisa gandeng perusahaan lewat dana-dana CSR untuk menutupi kebutuhan makan satwa,” katanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here