BERBAGI
Poko Madhang Waras di kawasan RW 04 Kelurahan Jatisari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Dok/Ist

Gerakan membangun solidaritas sosial dan kegotong royongan dalam rangka melawan pandemi Convid-19 berikut efek sosial ekonominya

Serat.id – Sejumlah warga di sebuahdi depan masjid di kawasan RW 04 Kelurahan Jatisari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, pada Sabtu 9 Mei 2020 siang tadi  sibuk menata bahan pokok berupa beras dan kebutuhan lain. Mereka bergotong royong mengurus sumbangan yang kemudian mendistribusikan kepada warga yang membutuhkan lewat Pos Koordinasi (Posko) Siaga Covid-19.  

“Kegiatan ini slalu kami lakukan saban hari,” kata sekretaris Posko Madhang Waras, Muhammad Khabib kepada serat.id.

Baca juga : May Day 2020. Tak Lelah Berjuang di Tengah Pandemi

Wabah Covid-19, Bawaslu Jateng : Jangan Manfaatkan Untuk Kampanye

Covid-19 dan Nyala Api Perjuangan Warga Winong

Khabib menamakan Posko yang ia bentuk itu dengan sebutan Madhang Waras yang merupakan gerakan membangun solidaritas sosial dan kegotong royongan dalam rangka melawan pandemi Convid-19 berikut efek sosial ekonominya.

Ia menyebutkan Posko Madhang waras telah membentuk kepengurusan hingga satgas-satgas relawan yang bertujuan menyisir warga masyarakat yang terkena dampak Convid-19.

“Meski kami akui masih perlu penguatan pendampingan tak hanya ketahanan pangan, namun juga sisi kesehatan, hingga support psikis,” kata Khabib menambahkan.

Di Posko yang mengambil tagline “Membangun kebaikan, Memperkokoh solidaritas, dan Menguatkan kemanusiaan” itu Muhammad Khabib bersama warga lain bekerja sosial membagikan bantuan sosial di tengah pandemi.

Ada tiga hal yang menjadi skala prioritas kerja-kerja kerelawanan mandiri posko Madhang Waras itu,  di antaranya  mendorong ketahanan pangan masing-masing keluarga, memberi penyuluhan agar kehidupan rumah tangga dimasyarakat saling support di tengah ganasnya pandemi Convid-19, hingga cegah lingkungan dari meluasnya pandemi Convid19 dan kriminalitas akibat dampak sosial ekonomi.

“Kami sadar pandemi Convid-19 juga berpotensi meningkatkan tingkat stres masyarakat akibat pembatasan aktivitas kegiatan,  untuk itu seluruh elemen masyarakat didorong agar bergandengan tangan menumbuhkan semangat dan kerja-kerja positif kreatif agar tetap menumbuhkan spirit optimisme yang produktif,” kata Khabib menjelaskan.

Selain itu Posko Madhang Waras juga mendorong kesadaran masyarakat agar bersama-sama mematuhi segala protokol kesehatan yang sudah diterapkan pemerintah, seperti jaga jarak,  pakai masker, hingga selalu rajin cuci tangan.

Poko itu juga mendorong masyarakat untuk giat bertani di pekarangan sebagai bagian dari kebutuhan ketahanan pangan keluarga. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here