BERBAGI
Ilustrasi, WHO Indoensia

Upaya bersama oleh tiga organisasi PBB untuk memberikan bantuan kepada Pemerintah Indonesia untuk menanggulangi Covid-19

Serat.id –  Sejumlah organsiasi internasoinal di bawah naungan persatuan bangsa-bangsa mengirim ventilator ke Indonesia untuk menghadapi pandemi Covid-19. Pengiriman ventilator pertama yang diadakan oleh Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) tiba di Jakarta, Senin, 1 Juni 2020 kemarin.

“Pengiriman itu adalah bagian dari upaya bersama oleh tiga organisasi PBB untuk memberikan bantuan kepada Pemerintah Indonesia untuk menanggulangi Covid-19,” kata Kepala Perwakilan UNDP, Christophe Bahuet, dalam keterangan resmi yang diterima serat.id,  Selasa 2 Juni 2020.

Baca juga : Dampak Ancaman Corona, Bantuan Non Tunai di Jateng dinaikan 

Organda Semarang Menunggu Bantuan Jaring Pengaman Sosial

Dugaan Politisasi Bantuan Saat Pandemi, Ini Kata Bawaslu

Menurut Bahuet, UNDP, WHO dan IOM akan menyediakan total 33 ventilator selama empat minggu dengan biaya perkiraan mencapai 762.460 dolar AS. WHO akan berkontribusi 27 ventilator didukung melalui kemitraan dengan Pemerintah Jepang, dan masing-masing tiga dari IOM dan UNDP. Sedangkan operasi pengadaan logistik dilakukan oleh UNDP.

“Pengiriman pertama yang mencakup dua ventilator masing-masing dari WHO dan IOM dan satu dari UNDP akan diserahkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),” kata Bahuet menambahkan.

Ia menyebutkan dampak pandemi Covid-19 di Indonesia membutuhkan dukungan dan kemitraan semua pihak. Sedangkan peralatan medis yang dibeli oleh UNDP sebagai bagian dari inisiatif bersama dengan WHO dan IOM, akan membantu mengatasi salah satu kebutuhan yang  akan memberikan perawatan kesehatan vital bagi para korban Covid-19.

Tercatat UNDP bersama dengan Sistem Pembangunan PBB akan mengintensifkan dukungannya untuk membantu mengatasi dampak sosio-ekonomi pandemi pada masyarakat Indonesia dan mempersiapkan pemulihan hijau berkelanjutan dalam kemitraan erat dengan Pemerintah.

“Pengiriman pertama ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan perawatan kepada mereka yang paling membutuhkan dan untuk memastikan tidak ada seorangpun yang tertinggal,” kata Bahuet menjelaskan.

Kepala Perwakilan WHO untuk Indonesia, Dr N. Paranietharan, menyatakan secara global ada permintaan tinggi peralatan penting untuk mengobati Covid-19. “Sedangkan ventilator akan memberikan dampak yang signifikan untuk memberikan perawatan kritis kepada pasien yang paling terkena dampak di seluruh Indonesia,” kata  Paranietharan.

Ia menjelaskan bantuan yang diberikan merupakan sikap lembaganya yang bekerja dalam semangat solidaritas. “Dengan begitu kita dapat mengatasi beberapa kebutuhan kesehatan vital,” kata Paranietharan menambahkan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here