BERBAGI
Ilustrasi, Tenaga Kerja Kontruksi, pixabay.com

Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Gunungpati menyebabkan tebing di Perumahan Bukit Manyaran Permai, Kelurahan Sadeng, longsor. Akibatnya satu rumah roboh dan dua unit lainnya rusak

Serat.id – Tebing di kawasan Perumahan Bukit Manyaran Permai RT 1 RW 5, Kelurahan Sadeng, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, longsor pada Minggu, 12 Juli 2020 pagi.

Akibatnya, satu rumah roboh dan dua rumah lainnya rusak parah.

Lurah Sadeng, Kecamatan Gunungpati, Siswanto mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian akibat kejadian itu ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

“Awalnya, beberapa hari lalu turun hujan lebat. Hal itu menyebabkan tebing di lokasi itu longsor. Akhirnya, salah satu rumah di sekitar tebing roboh. Untuk dua rumah lainnya tidak roboh namun kondisinya mengkhawatirkan,” kata Siswanto kepada Serat.id, Minggu,12 Juli 2020.

Baca juga : Seorang Warga Banjarnegara Meninggal Tertimbun Longsor

Longsor Galian C Wonosobo Tewaskan Dua Orang

Banjir dan Longsor Hambat Perjalanan Kereta Api

Dia menjelaskan, sebagian permukiman di perumahan itu berada di pinggiran tebing. Tanah di daerah tersebut rawan longsor.

“Kami sudah cek lokasi. Untuk langkah penanganan sudah kami laporkan ke BPBD Kota Semarang,” imbuhnya.

Kasi Rehabilitasi, Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Semarang, So’im mengatakan, pihak kelurahan sudah menyampaikan laporan tersebut. Pihaknya menyarankan agar membuat surat tertulis yang ditujukan kepada Kalak BPBD Kota Semarang.

“BPBD Kota Semarang akan mengecek ke lokasi kejadian untuk memastikan itu masuknya kategori bencana atau bukan,” katanya.

Menurutnya, setiap peristiwa yang berkaitan dengan kejadian alam harus diliihat terlebih dahulu.  

“Yang namanya bencana ialah serangkaian peristiwa yang mengakibatkan rusak atau korban disebabkan sesuatu sebelumnya. Misalnya, karena adanya angin, banjir bandang atau karena longsor,’’ ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here