BERBAGI
Ilustrasi anak sekolah. (Foto: pixabay.com)

Pada 2016 beberapa bangunan di SDN Jabungan mulai retak-retak. Kini keretakan menjalar ke ruangan lain 

Serat.id –  Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jabungan Kota Semarang rusak parah. Beberapa ruangan di sekolah itu hampir roboh. Akibatnya, empat ruangan tidak bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. 

“Kontur tanah di sekitar SD Jabungan labil. Hal itu membuat membuat beberapa ruangan mengalami retak-retak,” Kepala SDN Jabungan, Suryanto, Senin (13/7/2020). 

Baca juga : Syarat Ini Memungkinkan Calon Siswa Bisa diterima Otomatis di Sekolah

Kepala Sekolah Swasta di Jateng Minta Tak Ada Pembedaan Sekolah

Kota Semarang Mulai gratiskan Biaya Belajar di Sekolah Swasta

Dia menjelaskan, ruangan yang tidak bisa digunakan itu meliputi ruang guru, perpustakaan, unit kesehatan sekolah (UKS) dan ruang kepala sekolah. 

Dia mengungkapkan, sejak 2016 beberapa ruang di SDN Jabungan mulai retak-retak. Seiring bertambahnya usia bangunan, keretakan menjalar ke ruangan lain. 

“Ini merupakan kerusakan yang paling parah. Kami sudah waswas sejak 2016, ” katanya. 

Bahkan karena banyak bangunan yang rusak, warga sekitar sekolah ingin membantu untuk memperbaiki. Karena kebijakan untuk merenovasi itu bukan kewenangan Suryanto, ia tak berani memutuskan. 

“Sebenarnya ada warga sekitar yang ingin membantu perbaikan. Namun itu bukan wewenang saya. Pihak sekolahan harus koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Semarang,” ujarnya. 

Rasa waswas Suryanto sedikit berkurang karena pada masa pandemi Covid-19 siswa SDN Jabungan harus belajar di rumah. Dengan demikian tidak membahayakan siswanya. 

“Kalau siswa di rumah lebih aman. Jika sekolahan roboh saya tidak waswas,” katanya. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here