BERBAGI
Mushola, Astama81, pixabay.com

Berharap jamaah mentaati protokol kesehatan yang ada di tempat ibadah untuk menekan persebaran virus Covid-19

Serat.id – Dewan Masjid Indonesia ( DMI) Perwakilan Kota Semarang akan menggunakan 3 ribu mushola di Kota Semarang untuk sholat Idul Adha.  Dibukanya mushola untuk sholat Idul Adha mengacu Surat Edaran dari Kemenag Nomor 18 tahun 2020 tentang penyelenggaraan Sholat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Tahun 1441 H.

“Ada sekitar 3000 ribu, kami imbau mushola itu diaktifkan untuk sholat Idul Adha, lalu menerapkan protokol kesehatan dengan jarak karena kemungkinan masjid gak nampung, ” kata  Ketua DMI Semarang, Ahmad Fuad, Selasa 14 Juli 2020.

Baca juga : Masa Dadurat Corona, MUI Jateng; Shalat Tarawih dilakukan di Rumah

Idul Fitri Saat Pandemi, Muhammadiyah : Sholat Id Bisa dilakukan di Rumah

Muhammadiyah Sarankan Pemerintah Counter Narasi Menyesatkan

Menurut Fuad, dibukanya mushola yakni untuk menghindari banyaknya jemaah sholat di masjid yang bisa berjejalan serta menerapkan jaga jarak sesuai dengan protokol kesehatan penanganan Covid-19 .

“Syaratnya sholat Idul Adha juga harus sesuai protokol kesehatan, ” kata Fuad menambahkan.

Fuad berharap jamaah mentaati protokol kesehatan yang ada di tempat ibadah untuk menekan persebaran virus Covid-19.  Tercatat  jumlah keseluruhan Masjid di Kota Semarang sebanyak 1.300 sedangkan Mushola dan 3 ribu unit yang tersebar di 16 kecamatan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here